Erapan kalium dalam tanah gambut Kalimantan Tengah pada beberapa nilai pH tanah
View/ Open
Date
2001Author
Aini, Fitri Khusyu
Sabihan, Supiandi
Suwarno
Metadata
Show full item recordAbstract
Kalium merupakan unsur yang cepat hilang dari tanah gambut karena unsur ini terikat lemah pada tapak jerapan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan nilai pH terhadap erapan maksimum K pada tanah gambut pedalaman dan gambut pantai. Contoh tanah yang digunakan adalah tanah gambut dari Samuda dan Berengbengkel, Kalimantan Tengah.
Hasil analisis menunjukkan bahwa meningkatnya pH mengakibatkan meningkatnya erapan maksimum K pada tanah gambut pantai. Erapan maksimum K pada pH ZPC-0.25, PH ZPC, PH ZPC+0.25, PH ZPC+0.5 dan pada tanah tanpa perlakuan berturut-turut adalah 1580.09, 2722.09, 3495.92, 5843.19, dan 4183.25 µg/g. Pengaruh perubahan pH pada erapan K bersifat tidak nyata pada taraf K 200 ppm, tetapi bersifat sangat nyata pada taraf K 300 ppm, dan bersifat nyata pada taraf K 400 ppm
Erapan maksimum K pada tanah gambut pedalaman saprik pada pH ZPC-0.25, PH ZPC, PH ZPC+0.25, PH ZPC+0.5, dan tanah tanpa perlakuan berturut-turut adalah 2733.17, 2292.11, 2812.00, 5172.41 dan 5138.89 µg/g. Peningkatan nilai pH sebesar 0.25 satuan dan 0.5 satuan di atas pH ZPC menaikkan erapan maksimum K. Erapan ..dst
