View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Laju ovulasi dan karakterisasi berahi selama dua periode pada kambing peranakan etawah

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (8.562Mb)
      Date
      1986
      Author
      Saroso, Tannya Eliza Indriani
      Herman, Rachmat
      Setiadi, Bambang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 15 Agustus 1985 sampai tanggal 10 Oktober 1985 di Lapangan Percobaan Cilebut, Balai Penelitian Ternak, Desa Cile- but, Kecamatan Semplak, Bogor. Tujuannya adalah untuk mempelajari pengaruh umur terhadap laju ovulasi, lama berahi dan siklus berahi, potensi ovarium, tipe ovulasi serta ripitabilitas laju ovulasi dan lama berahinya. Rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan, diguna- kan. Ketiga perlakuan tersebut adalah kelompok umur kurang dari 18 bulan, 18 sampai 36 bulan dan umur lebih dari 36 bulan. Masing-masing perlakuan terdiri atas 10 ulangan. Nilai yang digunakan merupakan hasil rataan dari 2 kali pengamatan. Untuk mengetahui daya penurunan sifat ternak digunakan perhitungan ripitabilitas. Hasil dari masing-masing perlakuan kelompok umur kurang dari 18 bulan, 18 sampai 36 bulan dan umur lebih dari 36 bulan diperoleh panjang siklus berahi 20.52, 20.35 dan 21.88 hari dengan rataan 20.92 hari lama be- rahinya 38.90, 38.80 dan 43.40 jam dengan rataan 40.37 jam. Hasil angka ovulasi yang diperoleh tiap perlakuan adalah 1.3, 1.5 dan 1.55 dengan rataan 1.45. Ripita- bilitas lama berahinya 0.54 dan untuk laju ovulasi sebesar 0.13. Tipe ovulasi tunggal 56.67%, ovulasi kembar dua 41.67% dan kembar tiga 3.33%; persentase jumlah sel telur pada ovarium kanan 52.87%, ovarium kiri 47.13%. Hasil analisis statistik menunjukkan umur nyata pengaruhnya. (P / 0.05) terhadap lama berahi, tetapi tidak nyata pengaruhnya terhadap panjang siklus berahi dan laju ovulasi. Ada perbedaan yang nyata lebih pendek (P0.05) antara perlakuan kelompok umur kurang dari 18 bulan dengan umur lebih dari 36 bulan terhadap lama berahi. Tidak terdapat perbedaan yang nyata untuk tipe ovulasi antara pengamatan ovulasi pertama dan ovu- lasi kedua…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142726
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4044]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository