View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi perencanaan tata hijau menurut mental MAP di Kotamadya Surakarta

      Thumbnail
      View/Open
      full text (2.486Mb)
      Date
      1994
      Author
      Azis, Kaharuddin
      Munandar, Aris
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Latar belakang studi ini adalah pentingnya ruang terbuka hijau dan terbatasnya lahan yang dapat ditanami vegetasi di wilayah perkotaan, sehingga diperlukan suatu perencanaan tata hijau dengan pendekatan yang dinamis dan dapat mengakomodasikan pertumbuhan kota. Studi ini merupakan suatu proses perencanaan dengan alternatif pendekatan mental map (Lynch, 1960), yaitu penataan dan pemilihan tanaman dalam Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota berdasarkan paths, district, nodes, landmark dan edges. Luas ideal RTH dihitung dengan rumus pendekatan kebutuhan oksigen bagi penduduk kota (Gerakis dalam Proyek Pengembangan Kehutanan Daerah, 1978) dan pendekatan stan- dar luas ruang terbuka untuk umum (Simonds, 1983). hasil akhir studi ini adalah berupa rencana konseptual tata hijau kota dalam bentuk gambar dan konsep pengembangan tata hijau pada tapak serta alternatif pemilihan tanaman dan penataannya dalam kota. Potensi kota yang dapat dimanfaatkan dalam tata hijau ini adalah (1) kondisi biofisik kota (geografi, penduduk, topografi, tanah, iklim mikro dan hidrologi) yang cukup mendukung proses pertumbuhan dan pengembangan tanaman untuk tata hijau; (2) bentuk, pola, zonasi dan orientasi penataan RTH; (3) adanya tempat bersejarah dan tanaman yang mempunyai nilai simbolisme sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi tata hijau. Di samping itu, ada juga beberapa permasalahan yang harus dipecahkan, yaitu terbatasnya ruang terbuka dan masih rendahnya intensitas RTH yang sudah ada. Perkembangan kota terakhir menunjukan ketidakteraturan, terutama pada daerah pinggiran dan adanya kecenderungan untuk mengalihfungsikan dari ruang terbuka hijau menjadi ruang terbangun, dan daerah antik (bersejarah) menjadi daerah komersial.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142440
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository