Studi permintaan agrowisata sebagai dasar perencanaan pembangunan agrowisata : Studi kasus PTP XII Rancabali, Bandung - Jawa Barat
Abstract
Perkebunan mempunyai potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi obyek agrowisata. Dalam pengembangan kegiatan agrowisata di sub sektor perkebunan, masih diperlukan pengkajian lebih lanjut mengenai unsur-unsur daya tarik agrowisata yang dapat ditawarkan dan pembenahan- pembenahan baik secara teknis maupun manajerial. Penanganan profesional mulai dari rencana membangunan, kemudahan- kemudahan serta fasilitas yang disediakan sampai dengan penanganan potensi yang dimiliki oleh seorang yang mempunyai keahlian dan profesionalisme. Sehingga pemanfaatannya dapat dioptimalkan tetapi tetap menjaga kelestariannya.
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk melakukan penilaian ekonomi terhadap permintaan agrowisata yang merupakan dasar untuk perencanaan pengembangan agrowisata selanjutnya.
Penelitian dilakukan mulai tanggal 29 Desember 1993 sampai dengan 6 Februari 1994, di PTP XII Rancabali. Responden yang diambil adalah responden yang memenuhi kriteria: sehat jasmani dan rohani, cukup dewasa dan mampu berkomunikasi dengan baik.
Kegiatan wisata di lokasi Agrowisata PTP XII Rancabali dapat dinikmati oleh semua golongan umur. Kelompok umur terbanyak pengunjung lokasi tersebut adalah kelompok umur 20 29 tahun (53,6%) dan kelompok umur 10 19 tahun (22,7%). Kelompok umur tersebut umumnya adalah golongan pelajar dan mahasiswa atau pekerja. Mereka umumnya datang berkelompok baik dengan teman maupun dengan keluarga.
