View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Dampak konversi lahan pertanian terhadap kesejahteraan petani : studi kasus di jalur pantai Utara Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (14.87Mb)
      Date
      1996
      Author
      Karitas, Diana Puspa
      Nasoetion, Lutfi Ibrahim
      Winoto, Joyo
      Panuju, Dyah Retno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Konversi lahan pertanian ke non-pertanian telah berlangsung intensif di daerah sepanjang jalur Pantai Utara Jawa Barat antara Jakarta dan Cirebon yaitu Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu, yang pernah dikenal sebagai daerah lumbung beras nasional. Masyarakat petani di wilayah ini mengalami ketidakmenentuan pembangunan perkotaan sebagai akibat transformasi struktur perekonomian yang mendorong terjadinya konversi lahan pertanian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat laju konversi lahan pertanian ke non- pertanian, mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap konversi tersebut, dan mengetahui dampak konversi tersebut terhadap tingkat kesejahteraan petani yang melakukan konversi lahan pertanian di daerah Pantai Utara Jawa Barat. Dengan menggunakan Analisis Shift-Share didapatkan bahwa Kabupaten Bekasi mengalami konversi lahan pertanian terbesar yang digunakan terutama untuk penggunaan lain-lain termasuk untuk industri dan jasa, serta penggunaan untuk perumahan. Tingkat konversi lahan pertanian semakin menurun ke arah timur atau ke arah yang menjauhi Jakarta. Dan semakin mendekati Jakarta, pertumbuhan penggunaan lahan untuk non pertanian semakin besar. Melalui Analisis Komponen Utama dan Analisis Regresi Komponen Utama, faktor- faktor non kelembagaan yang berperan besar terhadap konversi lahan bisa didapatkan. Faktor-faktor tersebut antara lain faktor luas lahan sawah yang digarap petani, luasan laban gontai, produktifitas lahan kering, jumlah sarana transportasi, jumlah KUD, jumlah sarana sosial, jumlah pabrik, dan jumlah petani pemilik sawah. Konversi lahan pertanin ke non-pertanian yang dilakukan para petani ternyata tidak meningkatkan tingkat kesejahteraan rumah tangga mereka. Secara umum di daerah penelitian, tingkat kesejahteraan petani sebelum dan sesudah melakukan konversi tidak berbeda nyata dan cenderung menurun. Hasil ini diperoleh setelah dilakukan analisis dengan menggunakan Standard Score Additive Model dan Analisis Faktor.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142300
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository