View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efek residu pembarian terracottem dan bahan organik pada tahun ketiga serta pemberian mulsa terhadap sifat fisik tanah, pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine Max L.Merr) pada alfisols Jonggol

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (16.57Mb)
      Date
      1997
      Author
      Yatno, Edi
      Haridjaja, Oteng
      Hidayat, Yayat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kendala utama pengembangan kedelai adalah hasil yang rendah dan menurun, yaitu rata-rata produksi nasional 1,1 ton/ha/panen. Upaya untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan mempertahankan daya dukung lahan, diperlukan input teknologi tinggi dalam melakukan pengelolaan tanah. Penggunaan bahan organik dan mulsa sudah sejak lama diketahui dapat melestarikan kesuburan tanah. Penggunaan TerraCottem merupakan salah satu tindakan alternatif untuk mengatasi masalah pertanian di lahan kering. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh lanjutan residu pemberian TerraCottem dan bahan organik pada tahun ketiga serta pemberian mulsa terhadap beberapa sifat fisik tanah, pertumbuhan dan produksi kedelai pada Alfisols Jonggol. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan tiga faktor perlakuan, yaitu (1) perlakuan residu TerraCottem terdiri dari empat taraf (To=0,0 ton/ha, T₁=0,5 ton/ha, T2=1,0 ton/ha, dan T3=1,5 ton/ha), perlakuan residu bahan organik terdiri dari tanpa bahan organik (Oo) dan pemberian bahan organik 7,5 ton/ha (01), dan (3) perlakuan mulsa terdiri dari tanpa muisa (Mo) dan pemberian mulsa 5,0 ton/ha (M₁). Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali. Hak Untuk melihat pengaruh masing-masing perlakuan dan kombinasinya dilakukan analisis sidik ragam, sedangkan analisis lanjut (uji Duncan) digunakan untuk melihat dosis perlakuan yang memberikan pengaruh nyata pada masing-masing perlakuan. Parameter sifat fisik tanah yang diamati meliputi: indeks stabilitas agregat, bobot isi, porositas total, distribusi ukuran pori, permeabilitas tanah, pori air tersedia, dan kadar air tanah. Indikator pertumbuhan dan produksi yang diamati meliputi tinggi tanaman, bobot kering biji dan bobot kering berangkasan. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142283
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository