View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Bacillus thuringiensis Berliner dalam Tiga Formulasi Produk Terhadap Mortalitas Larva Plutella xylostella (Linnaeus) (Lepidoptera Plutellidae)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (5.177Mb)
      Date
      1988
      Author
      Haneda, Noor Farikhah
      Soemawinata, Toerngadi R. A.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bioinsektisida berarti insektisida yang berbahan ak- tif organisme hidup, pengertian yang lebih luas mencakup juga bahan-bahan toksik yang diproduksi atau dikeluarkan oleh organisme tersebut. Bacillus thuringiensis merupakan bakteri yang dapat digunakan sebagai bioinsektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mortalitas larva Plutella xylostella akibat perlakuan formulasi B. thuringiensis dan melihat gejala larva yang terinfeksi bak- teri kemudian hasilnya dibandingkan dengan insektisida Bay- rusil 25 EC. Dari hasil penelitian ternyata pemberian formulasi 8. thuringiensis dengan berbagai konsentrasi menunjukkan adanya perbedaan yang nyata terhadap mortalitas larva. Konsentrasi berkorelasi negatif dengan waktu, hal ini ber- arti untuk mencapai tingkat mortalitas yang lebih tinggi dengan waktu yang singkat akan dibutuhkan konsentrasi yang tinggi, begitu juga apabila dibutuhkan konsentrasi yang rendah-maka waktu yang dibutuhkan lebih lama pada tingkat mortalitas yang sama. Pada konsentrasi rendah dan sedang efek insektisida Bayrusil sama dengan formulasi B. thuringiensis Тр terhadap mortalitas larva, tetapi untuk konsentrasi tinggi menunjuk- kan perbedaan yang nyata. Gejala larva yang terinfeksi pergerakan lebih lambat dan larva menjadi lemah. Larva yang baru mati kadang-ka- dang berbintik hitam atau belum berubah warna. Setelah larva mati tubuhnya berkerut dan memendek serta berbau busuk, sedangkan larva yang mati oleh Bayrusil tidak ber- bau busuk dan bentuknya melengkung…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142139
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository