View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peranan beberapa soil conditiorner terhadap perbaikan sifat planosol serang dan pertumbuhan tanaman jagung varietas h-6

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (9.597Mb)
      Date
      1988
      Author
      Wantini
      Sudarmo, Herudjito
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Buruknya sifat-sifat Planosol melatar belakangi penulis untuk mengadakan penelitian mengenai pengaruh dari beberapa jenis soil conditioner. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari dan membandingkan peranan soil conditioner dari empat sumber yang berbeda yaitu: hewan (kotoran sapi), tumbuh- an (lamtoro), kimia (emulsi bitumen) dan pabrik (semen) terhadap perbaikan sifat fisik Planosol Serang dan pertumbuhan tanaman jagung. Sifat fisik diamati dua tahap, yaitu sebelum tanam setelah diinkubasi 100 hari dan setelah panen umur 40 hari. Tanaman jagung diamati setiap 5 hari dan dipanen pada umur 40 hari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pot di rumah kaca dan dianalisis di laboratorium Fisika Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Penggunaan soil conditioner pada tanah mendatangkan banyak keuntungan. Soil conditioner dapat memper- baiki sifat-sifat tanah seperti pH, bobot isi, strukbur dan air tersedia. Perbaikan sifat-sifat ini dima- nifestasikan pada produksi tanaman meningkat. Dibanding dengan kontrol, pemberian semen dan kotoran sapi sangat nyata meningkatkan pH tanah, baik pada saat setelah inkubasi maupun setelah panen. Sebaliknya pemberian lamtoro sangat nyata menurunkan pH pada saat setelah panen. Peningkatan pH disebabkan oleh hidroli- sis kation basa yang ditambahkan oleh semen dan kotoran sapi. Sedangkan penurunan pH disebabkan oleh nitrifikasi lamtoro. Emulsi bitumen nyata menurunkan bobot isi pada saat setelah inkubasi 100 hari. Hal ini disebabkan emulsi yang diberikan pada tanah akan menyelimuti partikel ta- nah dan saling berkaitan diantaranya, sehingga membentuk ruang pori. Setelah panen pemberian kotoran sapi nyata menurunkan bobot isi tanah, karena pembentukan struktur baik oleh kotoran sapi maupun sistem perakaran semakin efektif…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142133
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository