View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tinjauan penggunaan anestesia akupunktur sebagai penunjang ilmu bedah veteriner

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (12.25Mb)
      Date
      1986
      Author
      Soehartono, Raden Harry
      Widjajakusuma, Reviany
      Rogosoewito, Koesito
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Anestesia Akupunktur menurut Akupunktur Tradisional adalah rangsangan yang berlangsung terus-menerus melalui jarum pada suatu titik akupunktur tubuh tertentu yang dapat mempertahankan aliran energi (Chi) tetap dalam keadaan normal, sehingga rasa nyeri pada daerah yang dikuasai titik akupunktur berkurang atau menghilang dan pada daerah tersebut dapat dilakukan pembedahan. Sedangkan Anestesia Akupunktur secara Kedokteran adalah rangsangan yang terpadu dari tusukan jarum, getaran dari elektro-akupunktur (EA) dan nyeri oleh sayatan dari firasat bedah. Ketiga rangsangan ini diterima oleh tubuh melalui reseptor somatosensoris dan diteruskan melalui serabut-serabut saraf AB, Ad dan C. Serabut-serabut saraf tersebut memasuki substansia gelatinosa (SG) pada medula spinalis (MS) kemudian dilanjutkan terutama melalui traktus kolumna dorsalis, traktus spinotalamikus ventralis dan lateralis serta traktus spinoretikularis melalui interneu- ron yang aksonnya menuju ke susunan saraf pusat (S.S.P.). Maka nyeri viseral dan parietal dari firasat bedah pada sistim tubuh melalui darah secara langsung disampaikan ke susunan saraf otonom (S.S.O.) dan secara tidak langsung ke sistem saraf tepi. Rangsangan ini akan diterima oleh se- rabut C dan sebagian kecil oleh serabut Ad yang mentransmisi rasa nyeri, dilanjutkan di dalam MS melalui traktus spinotalamikus lateralis dan traktus spinoretikularis dan berakhir pada pusat nyeri di bagian talamus tertentu dan hipotalamus. Sedangkan getaran dari EA yang dibawa oleh serabut AB dan Ad akan melalui traktus kolumna dorsalis dan traktus spinotalamikus ventralis. Getaran ini akan menghambat rasa nyeri pada MS di interneuron dan pusat nyeri di talamus serta hipotalamus. Selain daripada itu gertakan EA yang sampai di korteks serebri akan berfungsi sebagai aliran kortikofugal yang akan menekan rasa nyeri aferen dari MS..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142131
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository