View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perencanaan , Pelaksanaan dan Pemeliharaan Taman di Proyek PT Exotica

      Thumbnail
      View/Open
      full text (15.46Mb)
      Date
      1982
      Author
      Hendrarti, RR. Etty
      Rachman, Zain
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bogor dikenal pertama kali dengan nama Buitenzorg. Didirikan oleh salah seorang Gubernur Jendral V.O.C pada masa penjajahan. Hawanya yang sejuk dengan pemandangan dan topografi tanahnya yang baik menimbulkan hasrat para penguasa di Batavia untuk membuat kota ini sebagai tempat beristirahat. Alamnya yang begitu kaya dengan pelbagai jenis tumbuhan tropis menimbulkan pemikiran untuk menciptakan suatu "Botanical Garden" yang bertaraf internasional atau yang lebih dikenal sekarang dengan nama Kebun Raya. Pada saat didirikan "Botanical Garden" ini hanyalah merupakan bagian dari kebun istana Gubernur Jendral. Tetapi kebun ini terus berkembang seperti yang terlihat sekarang ini. Perkembangan ini ternyata sangat membantu perkembangan bidang biologi di Indonesia disamping sebagai obyek pariwisata yang cukup berpotensi bagi pemasukan dana pemerintah daerah setempat. Disamping itu, kota ini juga merupakan kota pusat penelitian pertanian dalam arti kata yang luas untuk seluruh Indonesia. Sampai dengan tahun tujuh puluhan, Bogor masih tetap berfungsi sebagai kota tersebut diatas. Pembangunan kota Jakarta sebagai kota metropolitan ternyata berpengaruh besar sekali terhadap Bogor. Masyarakat berorientasi terhadap tata cara ibukota. Proses ini makin dipercepat dengan semakin lancarnya komunikasi dan transportasi. Pengaruh sosial dan budaya dapat membawa akibat baik dan buruk. Segi kebaikannya terletak pada dinamisme masyarakat yang mengikuti dinamisme ibukota. Segi buruknya ialah terdapatnya pembangunan tata kota yang ingin meniru ibukota, tetapi kurang memperhatikan karakteristik serta segi estetika dari kota Bogor sendiri. Juga nilai sejarah dari bangunan-bangunan dan pohon-pohon dalam kota Bogor kurang mendapatkan perhatian dan penghargaan yang selayaknya. Perlu diingat pula bahwa kota ini juga terkenal sebagai sebuah kota pusat penelitian pertanian di Indonesia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142016
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository