Pengaruh sisi kapur giling takaran tinggi terhadap pertumbuhan dan produksi berbagai varientas padi gogo
Abstract
Percobaan bertujuan untuk melihat pengaruh sisa pengapuran takaran tinggi terhadap pertumbuhan dan produksi berbagai varietas padi gogo. Percobaan dimulai pertengahan Oktober 1983 dan selesai Februari 1984, dilaksanakan di Kebun Percobaan IPB Darmaga IV pada Latosol dengan ketinggian 175 m dpl.
Rancangan yang dipergunakan adalah Rancangan Petak Terpisah, diulang empat kali. Petak utama, sisa pengapuran yang terdiri dari lima tingkatan, yaitu 0, 1.5, 3, 6, dan 12 ton/ha, dengan enam varietas padi gogo sebagai anak petak, yakni CIAT-7, IR-36, IR-9575, Tondano, Sentani dan Salumpikit.
Dengan meningkatnya dosis sisa kapur, waktu B-50 diperlambat dan kehampaan menurun. Perbedaan varietas yang ditanam sangat berbeda dalam pola tumbuh dan produksinya. Varietas IR-9575 dan Salumpikit mempunyai potensi genetik yang lebih baik dibanding lainnya dan IR-9575 adalah yang paling baik dengan produksi 4,06 ton gabah kering panen/ha. Respons ke enam varietas terhadap sisa pengapuran sama, kecuali laju pertumbuhan awal. Terdapat pengaruh interaksi sisa pengapuran dan varietas terhadap tinggi tanaman. Tondano paling responsif sedang IR-36 sebaliknya.
