View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh waktu panen terhadap produksi dan kualitas jagung semi (baby corn) dari jagung manis dan jagung normal

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.63Mb)
      Date
      1990
      Author
      Harsono, Tina Ratnautari
      Koswara, Jajah
      Adiwirman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui saat panen yang tepat dalam menghasilkan jagung semi (baby corn) bermutu tinggi dan jumlah produksi yang dihasilkan pada saat panen tersebut. Percobaan dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Mei 1989 di Kebun Percobaan IPB Darmaga IV, dengan ketinggian tempat 240 m dpl dan jenis tanah Latosol. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor yaitu saat panen dan varietas. Faktor saat panen terdiri dari lima taraf yaitu saat rambut muncul, kemudian 2 hari, 4 hari, 6 hari, dan 8 hari setelah rambut muncul dari kelobotnya. Faktor varietas terdiri dari 2 macam yaitu varietas jagung manis Seleksi Darmaga 2 dan varietas jagung hibrida CPI-1. Dalam percobaan ini tiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan. Populasi sebanyak 100000 tanaman/ha, menggunakan jarak tanam 75 cm x 13 cm dengan satu benih/lubang. Metode pembuangan bunga jantan (detasseling) dilakukan setelah bunga jantan muncul namun belum membuka. Saat panen 2 hari setelah rambut muncul dari kelobotnya merupakan saat panen terbaik dalam menghasilkan tongkol jagung semi dengan mutu yang baik. Pada saat panen tersebut panjang tongkol memenuhi ukuran standar pengalengan yaitu 10 cm hingga 11 cm), warna tongkol kuning, dan nilai kekerasan tongkol mencapai 49,40 mm/10 mm/50 g/5 s untuk varietas SD 2 dan 48,50 mm/10 mm/50 g/5 s untuk varietas CPI-1. Produksi tongkol jagung semi yang dihasilkan pada saat panen dua hari setelah rambut muncul dari kelobotnya adalah 1.057 ton/ha untuk varietas jagung Seleksi Darmaga 2, dan 1.130 ton/ha untuk varietas hibrida CPI-1.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141919
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7624]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository