Sifat-Sifat Klasifikasi Dan pemetaan Tanah Semi detil Di Perkebunan Cikembang I PT Perkebunan Cikembang raya Cikembang Sukabumi Propinsi Jawa Barat
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari sifat-s1- fat tanah dalam hubungannya dengan lereng, mengklasifika- sikan tanah dengan sistem yang sedang dikembangkan oleh Lembaga Penelitian Tanah (LPT)/Pusat Penelitian Tanah (PPT) dan Taksonomi Tanah, serta memetakan tanah perke- bunan tersebut sampai tingkat semi-detil.
Untuk keperluan di atas dilakukan pengumpulan data lapang dan laboratorium. Analisa laboratorium melipati analisa mineralogi, kimia, dan tekstur tanah. Analisa tanah dilakukan di Laboratorium Jurusan Tanah, IPB dan Pusat Penelitian Tanah, Bogor.
Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kemiringan lereng dengan drainase tanah yang selanjutnya mempengaruhi tingkat pelapukan. Semakin besar persentase lereng, drainase tanah cenderung lebih baik dan pelapukan cenderung meningkat. Drainase yang baik akan mendorong proses pelapukan fisik maupun kimia. Selain kemiringan, posisi lereng juga mempengaruhi pela- pukan dan sifat tanah lainnya karena pengaruhnya terha- dap drainase, intensitas pencucian, dan penimbunan.
Secara umum tanah daerah penelitian dari sifat fisik, morfologi, kimia, dan mineralogi lebih menyerupai Latosol sehingga diklasifikasikan sebagai tanah Latosol meskipun menyimpang dari ketentuan Term of Reference Pusat Peneli- tian Tanah (1983) karena adanya horison argilik. Horison argilik bukan pembatas pada sistem lama, terlihat pada nama padanannya Nitosol dan Ultisol. Selanjutnya sampai katagori macam (kelompok) daerah penelitian diklasifikasikan sebagai Latosol Oksik, kecuali P-10 termasuk dalam Kambisol Gleiik. Sedangkan dengan Taksonomi Tanah didapatkan 4 macam tanah, yaitu: Dystropept Fluventik, Humitropept Akuik, Palehumult Ortoksik, dan Paleudult Ortoksik…dst
