View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian kulit cokelat, sabut kelapa dan ampas tebu terhadap pertumbuhan dan serapan unsur hara tanaman jagung

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (10.30Mb)
      Date
      1984
      Author
      Dariah, Ai
      Leiwakabessy, F. M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari percobaan ini adalah untuk meneliti pengaruh kulit coklat, ampas tebu dan sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan serapan unsur hara tanaman jagung. Percobaan dilakukan di Rumah Kaca dan Laboratorium. Tanah yang digunakan Podsclik Merah-Kuning Jasinga, sebagai tanaman indikator digunakan tanaman jagung Hibrida IPB-I. Kadar unsur pada limbah pertanian yang dipakai dengan urutan kulit coklat, ampas tebu, sabut kelapa adalah sebagai berikut: C-organik = 51.57%, 48.77%, 54.50%; N = 0.84 %, 0.21%, 0.45 %; C/N = 61 40, 232.24, 121.11; P = 0.10 %, 0.04%, 0.05 %; K = 3.54 %, 0.32 %, 1.05 %; Ca = 0.59 %, 0.29%, 0.24%; Mg = 0.41 %, 0.09 %, 0.14 %; C/P= 515.70, 1219.25, 1090.00. Tinggi tanaman, bobot kering tanaman, serapan unsur K dan Ca nyata meningkat dengan adanya penambahan ampas tebu, sabut kelapa maupun kulit coklat; serapan N dan P hanya meningkat dengan adanya penambahan kulit coklat, sedangkan serapan Mg nyata meningkat dengan adanya penambah- an kulit coklat dan ampas tebu. Kulit coklat memberikan pengaruh yang terbaik, dii- kuti sabut kelapa dan ampas tebu. Inkubasi selama 45 hari pada perlakuan penambahan kulit coklat nyata meningkatkan berat kering tanaman, serapan unsur N, P dan K, sedangkan inkubasi selama 90 hari nyata meningkatkan bobot kering tanaman serta serapan unsur N, K dan Ca. Inkubasi selama 45 hari dan 90 hari pada perlakuan penambahan ampas tebu tidak memberikan pengaruh yang nyata baik pada bobot kering tanaman maupun serapan N, P, K, Ca dan Mg. Inkubasi selama 90 hari pada perlaku- an penambahan sabut kelapa nyata meningkatkan serapan N…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141743
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository