View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisa titik impas pada industri ban : Studi kasus PT Intirus Jakarta

      Thumbnail
      View/Open
      full text (20.43Mb)
      Date
      1989
      Author
      Sulistiana, Dewi
      Hendrakusumaatmaja, Sutara
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam Garis-garis Besar Haluan Negara ditetapkan bahwa titik berat pembangunan ekonomi diletakkan pada sektor pertanian dan sektor industri. Industri ban merupakan salah satu industri pengolahan hasil pertanian yang keberadaannya dapat menunjang perekonomian nasional. Industri- industri ban di Indonesia mengalami persaingan yang ketat, karenanya perusahaan selalu berusaha meningkatkan mutu produksi ban untuk meningkatkan volume penjualannya. Volume penjualan ban mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sejalan dengan semakin bertambahnya permintaan, namun hal ini diikuti semakin tingginya biaya produksi. Berdasarkan permasalahan tersebut praktek lapang bertujuan mengetahui unsur biaya yang membentuk harga pokok dan titik impas produksi ban, serta mengadakan analisa terhadap titik impas produksi dan kemampuan perusahaan memperoleh laba. Penelitian dilakukan di PT INTIRUB (Indonesia Tire and Rubber Works, Ltd), Jakarta. Pengolahan data secara tabulasi dan dilakukan analisa terhadap titik impas produksi yang akhirnya menurunkan analisa Marginal Income Ratio (MIR) dan Margin of Safety (MOS). IPB Produksi ban PT INTIRUB yang merupakan hasil gabungan dari pabrik yang berdomisili di Jakarta dan Palembang selama tahun 1982-1987 mengalami peningkatan. Tahun 1984 meningkat sebesar 27.61 persen, terutama dengan adanya kerjasama teknologi dengan BF GOODRICH, USA. Harga pokok ban selama periode tersebut meningkat rata-rata sebesar 28.35 persen sejalan dengan peningkatan biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya upah langsung dan biaya overhead.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141621
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository