View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Kekerabatan Genetik Nomorhamphus sp. Asal Lindu dan Respons Adaptasi terhadap Paparan Panjang Gelombang Cahaya LED Berbeda

      Thumbnail
      View/Open
      Cover.pdf (3.019Mb)
      Full Text.pdf (4.851Mb)
      Lampiran.pdf (1.251Mb)
      Date
      2024-03
      Author
      Hafidah, Riva
      Soelistyowati, Dinar Tri
      Sudrajat, Agus Oman
      Alimuddin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekerabatan genetik ikan Nomorhamphus sp. endemik Lindu dengan metode DNA Barcoding CO1 dan mengevaluasi penerapan panjang gelombang cahaya berbeda terhadap respons adaptasi ikan Nomorhamphus sp. Sampel ikan Nomorhamphus sp. dari tiga aliran sungai inlet Danau Lindu, Sulawesi Tengah, yaitu Sungai Temper (STM), Sungai Pekalotia (SPK), dan Sungai Palolo (SPL) diidentifikasi berdasarkan gen CO1. Ikan Nomorhamphus sp. jantan dan betina (2,0 2,5 cm) dipelihara pada lampu LED warna putih (400 nm), hijau (525 nm) dan merah (625 nm) selama 60 hari. Penelitian ini berfokus menganalisis kekerabatan genetik antar tiga sungai inlet Danau Lindu, Sulawesi Tengah dan mengevaluasi pengaruh penerapan panjang gelombang cahaya yang berbeda terhadap respons pertumbuhan, kelangsungan hidup, reproduksi, glukosa darah, dan kualitas warna ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan Nomorhamphus sp. dari tiga sungai inlet Danau Lindu, Sulawesi Tengah merupakan satu spesies berdasarkan gen CO1. Panjang gelombang cahaya hijau (525 nm) menghasilkan pertumbuhan panjang yang lebih cepat pada ikan jantan dan betina dibandingkan warna cahaya lainnya. Pencahayaan warna hijau (525 nm) selama 60 hari mempercepat pematangan sel gamet jantan; mencapai tahap spermatozoa dengan kepala sperma yang berbentuk oval dan ekor sperma yang memanjang. Demikian pula pada ikan betina, pencahayaan hijau memacu maturasi oosit mencapai tahap tertiary yolk step. Pencahayaan berbeda pada pemeliharaan ikan tidak memengaruhi tingkat kelangsungan hidup. Kadar glukosa tubuh sama pada semua perlakuan cahaya, yang mengindikasikan bahwa tingkat stres ikan akibat perlakuan adalah sama. Selain itu, penerapan warna cahaya berbeda tidak menunjukkan perbedaan intensitas warna pada sirip pelvik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141252
      Collections
      • MT - Fisheries [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository