View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan singkong (Manihot esculenta, Crantz) sebagai pengawet dalam pembuatan silase rumput gajah (Pennisetum purpureum, Schum)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (5.172Mb)
      Date
      1989
      Author
      Santoso, Teguh
      Soedarmadi
      Setiana, Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agrosto- logi, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, selama tiga bulan sejak tanggal 14 Juni sampai tanggal 11 September 1988. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari penggunaan singkong sebagai bahan pengawet untuk menghasilkan silase berkualitas baik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan terdiri dari tanpa bahan pengawet (S0), pembe- rian singkong 84 gram (S1), pemberian singkong 168 gram (S2), pemberian tetes 250 gram (53) dan pemberian singkong 252 gram (S4). Parameter tentang temperatur silase, derajat keasaman (pH) silase, persen silase yang baik dan kadar protein ka- sar silase dianalisis dengan sidik ragam dan perbedaanya dianalisis dengan Uji Jarak Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh pemberian bahan pengawet tetes 250 gram terhadap kadar protein kasar silase berbeda sangat nyata (P/0.01) dan menghasilkan sila- se yang lebih baik, karena pemberian tetes 250 gram akan menyediakan sejumlah gula yang merupakan sumber energi mu- dah digunakan oleh bakteri asam laktat, sehingga proses proteolisis terhambat. Pemberian singkong 84 gram, 168 gram dan 252 gram, ternyata tidak berpengaruh nyata terha- dap parameter yang diamati. Hal ini menunjukkan bahwa pa- da pemberian singkong 84 gram, 168 gram dan 252 gram, pro- ses proteolisis lebih banyak terjadi dibanding pemberian tetes 250 gram, sehingga kadar protein kasar yang dihasil- kan lebih rendah…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141153
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4044]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository