View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kemungkinan Usaha Peningkatan Produktivitas Melalui Peremajaan Kebun di PT Perkebunan XIII Perkebunan Teh malabar Bandung

      Thumbnail
      View/Open
      full text (8.831Mb)
      Date
      1982
      Author
      Widigda, Agus Imam Massa
      Wiroreno, Otjo N.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Teh sebagai salah satu minuman penyegar yang non alkoholik disamping Kopi dan Cokelat, telah sejak lama menjadi kegemaran masyarakat diseluruh dunia. Bahan ini berasal dari pengolahan pucuk tanaman teh (Camelia sinensis dan Camelia assamica) sehingga menjadi bahan perdagangan yang bersifat internasional, dalam bentuk teh hijau dan teh hitam(khusus di Indonesia masih dikenal satu produk lagi yaitu teh wangi). Teh banyak dihasilkan di negara-negara seperti India, Cina, Sri langka, Afrika, Jepang, Rusia dan Indonesia(Jayawiguna dan Supranto, 1980). Problema umum yang dihadapi oleh negara-negara produsen dan pengekspor teh ialah tidak stabilnya harga pasaran, bahkan akhir-akhir ini nampak adanya kecenderungan perkembangan produksi dunia tidak dibarengi oleh kenaikan yang seimbang. Produksi rata-rata naik sekitar 3% pertahun, sedangkan konsumsi teh hanya naik sekitar 2,5 % per tahun (Jayawiguna dan Supranto, 1980). Dilain pihak, justru semakin terasa adanya iklim persaingan yang semakin tajam diantara negara-negara pengekspor teh. Cina,yang dulunya hanya dikenal sebagai negara yang menganut sistim perdagangan tertutup untuk teh akhir-akhir ini tampil sebagai negara pengekspor teh mutu rendah dengan harga rendah ke pelbagai negara terutama Amerika Serikat. Begitu pula dengan adanya perbaikan pemasaran teh di Indonesia beberapa tahun terakhir ini, ternyata lebih banyak disebabkan oleh keberhasilan Indonesia dalam memasuki daerah pemasaran Sri langka yang ditinggalkan (Mangkusuwondo, 1980). Meskipun demikian, ternyata negara-negara penghasil teh di Afrika lebih sukses dari pada Indonesia dalam menggantikan penurunan 'market share' India dan Sri Langka (Baharsyah, Johan dan Rajino, 1980).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141150
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository