Strategi pemasaran ekspor teh PT. Perkebunan XIII Bandung di Amerika
Abstract
Teh (Tea Cinensis) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang mempunyai prospek yang cukup cerah. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan permintaan teh dunia dari tahun ke tahun, dan adanya khasiat yang tersembunyi dari teh, yaitu mampu mengurangi kolesterol, menolong membasmi kanker, memiliki anti virus, dan adanya effek anti mutagen.
Dewasa ini pengusahaan teh di dalam negeri menghadapi kondisi menurunnya pertumbuhan harga teh secara tetap, belum terpenuhinya standar mutu perdagangan teh, serta kurang efisiennya kegiatan produksi. kondisi ini dapat mengakibatkan menurunnya tingkat laba yang diperoleh perusahaan dalam mengusahakan teh.
Tujuan praktek lapangan ini adalah mempelajari strategi pemasaran yang dilaksanakan PTP XIII dipasaran internasional, khususnya di Amerika, dan mengetahui beberapa variabel yang mempengaruhi tingkat penjualan kertas.
Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung, sedangkan data sekunder diperoleh selain dari perusahaan juga dari instansi yang terkait. diperoleh dianalisis secara dta yang deskriptif dan tabulasi. Analisis permintaan permintaan penjualan dilakukan dengan model regresi berganda untuk melihat pengaruh variabel harga teh, jumlah penduduk, pendapatan perkapita, harga kopi dan harga coklat dipasaran Amerika.
Untuk mengantisipasi persaingan pemasaran yang semakin tajam baik di dalam negeri maupun di luar negeri maka bagian pemasaran harus mematangkan strategi pemasaran dan mempersiapkan strategi untuk memenuhi keinginan konsumen. Strategi pemasaran yang dilakukan adalah bauran produk, bauran harga dan bauran promosi.
Dari hasil olahan diperoleh analisis egresi berganda pada masing-masing kelompok yang memperlihatkan variabel- variabel yang berpengaruh nyata terhadap volume penjualan teh. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap penjualan teh di Amerika adalah harga teh di Amerika, dan harga kopi di Amerika…dst
