View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh galur serta hormon PMSG (Pregnant Mare Serum Gonadtrofin) dan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrofin) terhadap produksi embrio mencit (Mus musculus)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (4.449Mb)
      Date
      1992
      Author
      Satrianggono, Andi
      Mansjoer, Sri Supraptini
      Sumantri, Cece
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam rangka meningkatkan hasil guna ternak baik berupa daging, telur dan susu diperlukan adanya sistem manejemen, makanan, kontrol terhadap penyakit, perbaikan genetik dan pemuliaan. Salah satu contoh yang tengah dikembangkan dalam bidang pemuliaan adalah manipulasi embrio, dimana teknik ini mampu dikem- bangkan lagi dengan adanya teknik superovulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjajagi kemungkinan warna bulu mencit sebagai penciri galur untuk produksi embrio dan untuk menentukan dosis efektif kombinasi hormon PMSG dan HCG untuk superovulasi terhadap produksi embrio mencit. Penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dasar untuk penelitian lain yang berhubungan, terutama teknik manipulasi embrio pada ternak komersial. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pemuliaan dan Genetika Ternak Fakultas Peternakan IPB selama 1,5 bulan mulai bulan Juli sampai dengan Agustus 1992. Pengambilan data diperoleh dengan pengumpulan embrio satu sel dari 60 ekor mencit betina yang telah kawin yang terdiri dari 20 ekor berwarna putih, 20 ekor kelabu dan 20 ekor hitam dengan perlakuan pemberian kombinasi dosis hormon PMSG 0 IU, HCG 2,5 IU (KH 1); PMSG 2,5 IU HCG, 2,5 IU (KH 2); PMSG 5,0 IU, HCG 2,5 IU (KH 3) dan kontrol (KH 0). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dilanjutkan dengan Uji Wila- yah-Berganda Duncan. Dari hasil penelitian didapat bahwa tidak ada interaksi antara warna bulu induk dengan injeksi hormon PMSG dan HCG terhadap produksi embrio mencit. Perbedaan warna bulu induk mencit juga berpengaruh tidak nyata terhadap produksi embrio. Pemberian hormon gonadotrofin (PMSG dan HCG) berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi embrio mencit dengan dosis paling efektif 2,5 IU PMSG; 2,5 IU HCG.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141025
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4044]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository