Pengaruh iba dan campuran iba + NAA pada keberhasilan pengakaran setek cemara papuana ( Cupressus sp. ) dan cemara bentonia ( Dacrydium elatum Wallich )
View/ Open
Date
1986Author
Haryana, Arif
Munandar, Aris
Harjadi, Sri Setyati
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengamatan ini bertujuan untuk menghitung luas dan intensitas serangan H. armigera dan A. ipsilon pada tanaman tomat.
Pengamatan dilakukan di tiga desa yaitu Desa Sukamekar, Sukanagara dan Gunungsari. Untuk pengamatan H. armigera, dari tiap-tiap desa diambil tiga petak pertanaman yang sudah berbuah, kemudian dari tiap-tiap petak diambil duapuluh lima tanaman contoh. Pengambilan tanaman contoh dilakukan dengan cara berjalan secara zig-zag di sepanjang diagonal petak. Dalam satu diagonal ditentukan duabelas sampai tigabelas tanaman contoh, sehingga dalam satu petak terdapat duapuluh lima tanaman contoh. Untuk pengamatan A. ipsilon, dari tiap-tiap desa diambil dua petak pertanaman muda, kemudian dari tiap-tiap petak dibuat lima anak petak yang di- tentukan dengan garis diagonal. Tanaman yang ada pada kelima anak petak tersebut ditentukan sebagai tanaman contoh yang banyaknya adalah duapuluh persen dari jumlah tanaman yang ada.
Pengamatan dilakukan sebanyak lima kali. Untuk serangan H. armigera dihitung intensitas dan luas serangannya, sedang untuk A. ipsilon hanya dihitung luas serangannya.
Serangan H. armigera terdapat di semua desa yang di- amati. Nilai luas dan intensitas serangannya dipengaruhi oleh perbedaan selang waktu penyemprotan insektisida yang dilakukan petani. Pertanaman yang mendapat penyemprotan insektisida dengan selang waktu lebih panjang memperlihatkan persentase serangan yang lebih tinggi, demikian juga sebaliknya.
Selama lima kali pengamatan, tidak didapati serangan A. ipsilon di semua desa yang diamati. Hal ini diduga karena tidak terdapat populasi hama tersebut di daerah itu.
