Analisis perilaku dan harapan konsumen industrial terhadap produk katering di kota Cilegon dan implikasinya terhadap bauran pemasaran
Abstract
Industri yang bergerak dalam pengolahan dan penyajian makanan siap santap yang disebut industri jasa boga/katering telah berkembang pada saat ini dikarenakan kebutuhan akan makanan yang praktis dan siap dikonsumsi oleh masyarakat. Peluang pasar yang cukup besar ini menjadi daya tarik bagi kelompok perusahaan besar untuk masuk dan bersaing di dalamnya. Oleh karena itu perlu bagi produsen untuk menentukan langkah-langkah strategis berorientasi konsumen yaitu mendefinisikan kebutuhan konsumen, memposisikan produk dan mengembangkan strategi pemasaran agar lebih mendekati kebutuhan konsumen.
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi proses keputusan pembelian jasa katering pada konsumen industrial, mengetahui harapan-harapan konsumen industrial terhadap jasa katering dan menerapkan studi perilaku dan harapan konsumen ke dalam strategi pemasaran jasa katering di kota Cilegon.
Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan pengambilan lokasi secara purposif dan pengambilan sample secara acak. Penelitian dilaksanakan di Kota Cilegon, Juni Juli 2002. Jumlah unit sampling, yaitu industri besar dan menengah, sebanyak 30 industri dengan element sampling, yaitu manajer dan staf HRD, sebanyak 1 orang di setiap industri. Jumlah ini mengacu pada jumlah minimal untuk penelitian dengan metode deskriptif menurut Gay (1976) dalam Sevilla (1993).
Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen digunakan Principal Component Analysis. Harapan konsumen dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif Informasi yang tidak dianalisis dengan kedua alat tersebut akan dibahas dengan tabulasi sederhana. Teori yang menjadi acuan dalam penelitian ini adalah teori perilaku konsumen industrial menurut Robinson, Charles dan Wind dalam Kotler (1997)...
