View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh jenis media dan konsentrasi 2,4-d terhadap pertumbuhan embrio kedelai ( Glycine sp ) dalam kultur in vitro

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (2.305Mb)
      Date
      1990
      Author
      Priyanto, Sofyan Wahyudi
      Jusuf, Muhammad
      Lukman, Diah R.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mencari komposisi medium yang tepat untuk menumbuhkan embrio kedelai terbu- didaya (Glycine max var. Orba) dan kedelai liar (Glycine tomentella) dalam kultur in vitro. Penelitian dilakukan di ruang kultur jaringan, Laboratorium Genetika, Jurusan Biologi, FMIPA-IPB, mulai bulan Juli 1989 sampai dengan bulan Januari 1990. Penelitian ini terdiri dari dua percobaan. Kedua percobaan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan masing-masing 10 ulangan. Percobaan pertama ter- diri dari dua faktor, yaitu faktor jenis medium dan fak- tor spesies kedelai. Faktor jenis medium terdiri dari tiga macam, yaitu medium A (medium B5), medium B (medium LS) dan medium C (medium PC-L2). Sedangkan faktor spesies kedelai terdiri dari kedelai terbudidaya (G. max var. Orba) dan kedelai liar (6. tomentella). Percobaan kedua terdiri dari tiga faktor, yaitu faktor jenis medium, konsentrasi 2,4-D dan faktor spesies kedelai. Faktor jenis medium yang digunakan terdiri dari tiga DERTAN yaitu medium A (medium B5), medium B (medium LS) dan medium C (medium PC-L2). Faktor 2,4-D yang digunakan terdiri dari 2 taraf, yaitu 5 dan 10 ppm. Sedangkan faktor spesies kedelai terdiri dari dua spesies (G. max var Orba dan G. tomentella). Pengamatan dilakukan terhadap per- tumbuhan dan perkembangan eksplan, warna jaringan serta bobot basah eksplan. Hasil percobaan pertama menunjukkan bahwa kedua spe- sies kedelai (liar dan Orba) berhasil membentuk kecambah atau tunas pada ketiga medium yang dicobakan. Diantara ketiga medium tersebut, eksplan kedelai liar dan Orba tumbuh optimum pada medium LS (medium Linsmaier dan Skoog). Pada medium LS ini, kedelai Orba mempunyai ting- kat pertumbuhan yang lebih baik daripada kedelai liar…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140892
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository