Persentase benih terinfeksi, berasal dari tanaman kacang panjang terinfeksi Cowpea Aphid-borne Mosaic virus (CAMV)
Abstract
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya persentase benih terinfeksi yang berasal dari tanaman kacang panjang yang terinfeksi CAMV.
Benih kacang panjang yang berasal dari kios ditanam dalam polibeg yang berisi campuran tanah dengan pupuk kandang (2 : 1). Setelah tanaman berumur satu minggu diinokulasi dengan CAMV yang diperoleh dari lapang dengan cara membuat cairan perasan tanaman terinfeksi dalam mortar dengan bufer fosfat pH 7 (1: 3 b/v). Inokulasi dilakukan dengan cara mengoleskan cairan perasan CAMV pada daun tanaman yang sebelumnya ditaburi Carborundum 320 mesh. Tanaman diamati sampai panen untuk mengetahui tipe gejala, masa inkubasi, dan jumlah biji yang dihasilkan yang terinfeksi.
Benih yang berasal dari tanaman terinfeksi ditanam dalam polibeg yang berisi campuran tanah dengan pupuk kandang (2:1). Pengamatan dilakukan untuk mengetahui persentase tanaman yang menimbulkan gejala dan macam gejala. Untuk menguji gejala yang timbul, tanaman yang menunjukkan gejala diinokulasikan ke tanaman indikator Chenopodium amaranticolor dan C. murale. ...
Collections
- UT - Plant Protection [2517]
