View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi keracunan nikel pada kedelai (Glycine max (L.) Merr)

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (12.52Mb)
      Date
      1996
      Author
      Indratmo, Joko
      Sutandi, Atang
      Sumawinata, Basuki
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah menentukan batas kritis keracunan nikel dan mencari penanganan keracunan nikel dengan perlakuan rasio Ca/Mg dan penambahan bahan organik. Penelitian dilakukan di Rumah Kaca dan Laboratorium Kimia Tanah, Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 1995 sampai bulan Juni 1996. Penelitian ini terdiri dari tiga set percobaan, yaitu percobaan pendahuluan, percobaan rasio Ca/Mg, dan percobaan penambahan bahan organik. Percobaan pendahuluan dilakukan untuk menentukan batas kritis keracunan nikel. Metode yang digunakan adalah dengan menanam kedelai pada berbagai taraf konsentrasi nikel yaitu pada 0, 0.1, 0.2, 0.5, 1, 2, 5, 10, 20, 50, 100, dan 200 ppm. Percobaan rasio Ca/Mg dilakukan untuk melihat pada rasio berapa keracunan nikel mulai berkurang. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan perlakuan rasio Ca/Mg pada kedelai dengan rasio 0.25, 0.5, 0.75, 1, 1.5, 2, 4, dan 8. Percobaan bahan organik dilakukan untuk melihat pengaruh bahan organik terhadap keracunan nikel. Metode yang digunakan adalah dengan menambahkan bahan organik pada tanah dengan dosis 5 ton/ha, 10 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha. Dari percobaan pendahuluan yang dilakukan diperoleh hasil bahwa kedelai mulai terganggu pada konsentrasi 0,2 ppm nikel pada larutan dan 5 ppm pada tanaman. Sedangkan mulai pada konsetrasi larutan 20 ppm tanaman sudah tidak bisa tumbuh. Pada rasio Ca/Mg 8, 4, 0.5, dan 0.25 keracunan nikel dapat dihilangkan, pada rasio 2, 1.75, 1.5, 1, dan 0.75 keracunan nikel berkurang tetapi menimbulkan masalah lain yaitu tanaman tertekan karena kekurangan kalium. Penambahan bahan organik dapat mengatasi masalah keracunan nikel dan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140846
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository