View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penambahan mineral terhadap produksi sapi laktasi

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (7.520Mb)
      Date
      1982
      Author
      Fajumi, Nurul Qamarijah A.
      Sutardi, Toha
      Sigit, Nur Aeni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Suatu penelitian telah dilakukan di Babakan Kiara, Pangalengan sejak tanggal 14 Februari 1982 sampai dengan 8 Maret 1982. Dua puluh delapan ekor sapi laktasi terdiri atas 9 ekor Fries Holland (FH) impor dan 19 ekor FH keturunan dibagi menjadi tiga. Tujuh ekor sapi diberi garam, 8 ekor diberi campuran mineral GKSI (Gabungan Koperasi Susu Indonesia) dan 13 ekor diberi campuran mineral Pfizer. Pengamatan dilakukan selama tiga minggu, yaitu dengan me- ngukur produksi air susu. Dilakukan uji degradasi oleh mikroba rumen dan anali- sis terhadap bahan makanan maupun ransum yang diberikan. Ransum yang diberikan terdiri atas rumput gajah, rumput lapangan, rumput setaria, rumput Meksiko, hijauan jagung, dan hijauan kol. Sedangkan untuk konsentrat terdiri atas dedak, bungkil kelapa, SPL (ransum buatan Phokphan), pellet (ransum buatan Comfeed), ransum GKSI. Biaya untuk menghasilkan satu kg air susu dengan pem- berian campuran mineral tidak nyata, tetapi hasil pendugaan nilai tengah biaya ransum, biaya ransum dengan pemberian garam termurah (Rp.99.18), kemudian ransum campuran mineral GKSI dan campuran mineral Pfizer masing-masing (Rp.126.11) dan (Rp.128.28). Pemberian ransum GKSI tidak berbeda nyata terhadap per naikan produksi air susu. Demikian pula biaya ransum yang diberi ransum GKSI sama dengan ransum yang tanpa GKSI Dari hasil perhitungan didapat bahan makanan yang tahan terhadap degradasi berurutan adalah rumput gajah, rumput lapangan, rumput Meksiko, rumput setaria, hijauan jagung, hijauan kol untuk hijauan. Sedangkan untuk konsen- trat berurütan sebagai berikut bungkil kelapa, dedak, SPL, ransum GKSI dan pellet. Fungsi perubahan produksi air susu netto untuk sapi yang diberi garam adalah S4123 = 2.7473 - 5.0063 M, untuk sapi yang diberi campuran mineral GKSI dan campuran mineral Pfizer masing-masing adalah S4.123 = 2.7284-3.4174 M dan S4.123 = - 3.0849 + 5.0855 M….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140827
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository