View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis harga pokok dan titik impas komoditas karet : studi kasus pada Perkebunan Karet Wangunreja PT. Perkebunan XIII, Kabupaten Subang, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      full text (2.216Mb)
      Date
      1992
      Author
      Nurulaeni, Ruli
      Suharto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam usaha pembangunan perkebunan terdapat dua permasalahan yaitu semakin menurunnya margin keuntungan bagi pengusaha dan menurunnya pendapatan petani pekebun. Usaha yang perlu dilakukan perkebunan menghadapi permasalahan yang demikian adalah melakukan efisiensi baik efisiensi ekonomi maupun efisiensi teknik. Untuk melakukan efisensi usaha dipergunakan analisis harga pokok dan hubungannya dengan harga jual serta ana- lisis titik impas produksi (BEP) yang akhirnya akan menja- di dasar bagi analisis MIR dan MOS. MIR (Marginal Income Ratio) merupakan analisis efisiensi ekonomi sedangkan MOS (Margin of Safety) merupakan analisis efisiensi teknik. Hasil praktek lapangan yang dilakukan Perkebunan Wangunreja menunjukkan bahwa harga pokok karet selama tahun analisis berfluktuasi dan mengalami penurunan pada tahun 1988 dan 1989. Menurunnya harga pokok ini disebabkan meningkatnya produksi dan kemampuan perkebunan dalam menekan biaya produksi. Proporsi antara harga pokok dengan harga jual dapat menunjukkan tingkat keuntungan/ kerugian pada penjualan per kilogram karet kering. Selama Laba per kilogram penjualan karet kering yang dipero- leh Perkebunan Wangunreja dalam periode 1986-1988 terus meningkat. Pada tahun 1989 dan 1990 laba per kilogram penjualan karet kering mengalami penurunan. Laba per kilogram penjualan karet kering tertinggi diperoleh pada tahun 1988. Secara keseluruhan usaha yang dilakukan Perkebunan Wangunreja dalam memproduksi karet kering menguntungkan dan menghasilkan laba.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140759
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository