Analisis perbandingan efisiensi usahatani ayam ras pedaging skala kecil, dan skala besar
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab peternakan ayam ras pedaging skala kecil tidak berkembang, mengetahui batas skala usaha keluarga minimal (skala pengentasan dari kemiskinan) dan skala usaha keluarga maksimal (skala yang mengandalkan ketersediaan tenaga kerja keluarga saja) peternakan ayam ras pedaging dan mengetahui efektivitas penerapan pola PIR Unggas di lapang.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tabulasi menggunakan simple average dan mean differance test dalam analisis efisiensi teknis, biaya produksi per unit output dan analisis pendapatan antara peternak skala kecil dan skala besar. Analisis kelembagaan PIR ayam ras pedaging digunakan untuk mengetahui efetivitas penerapan pola PIR di lapang.
Biaya produksi per unit output peternak ayam ras pedaging skala kecil lebih tinggi dibanding skala besar. Hal ini bukan bersumber dari inefisiensi teknis peternak skala kecil tetapi bersumber pada struktur pasar input yang kurang kompetitif dimana peternak skala kecil harus membayar input utama (DOC, pakan dan obat) dengan harga yang lebih tinggi dibanding peternak skala besar.
Penentuan batas skala keluarga minimal (skala pengentasan kemiskinan) adalah 5 000 ekor/siklus dan batas skala keluarga maksimal (skala yang mengandalkan ketersediaan tenaga kerja keluarga saja) adalah 15 000 ekor/siklus. Disamping itu penerapan pola PIR ayam ras pedaging adalah kurang efektif dari aspek penerapan ketentuan-ketentuan kerjasama inti-plasma sehingga peternak ayam ras pedaging skala kecil tidak dapat berkembang dibanding skala besar…
