Keterlibatan wanita dalam program perhutanan sosial : studi kasus di desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jatim
View/ Open
Date
1991Author
Heni Aswiatin A.T.
Hubeis, Aida Vitayala S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penulis dalam penulisan laporan praktek lapangan ini, untuk memperoleh gambaran program Perhutanan Sosial, perubahan yang terjadi sehubungan dengan adanya program tersebut dalam kaitannya dengan pola bekerja wanita, faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan wanita dalam program tersebut, dan pola pendapatan serta pengeluaran rumahtangga.
Praktek lapangan dilakukan di desa Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Sampel dipilih secara purposif mewakili dua Tanggalrejo, Jawa Timur. klasifikasi rumahtangga yaitu Rumahtangga I (peserta program Perhutanan Sosial) dan Rumahtangga II (bukan peserta
program).
Usaha-usaha untuk menyelamatkan hutan, baik untuk menjaga kelestarian hutan maupun kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan telah dikembangkan melalui suatu pendekatan yang disebut Perhutanan Sosial. Perhutanan Sosial bertujuan meningkatkan kemampuan dan masyarakat produkvitas sekitar hutan agar dapat sumberdaya alam dan keterampilan meningkatkan manusianya untuk memperoleh manfaat optimal dari lahan hutan.
Wanita di desa penelitian mempunyai peranan ganda, yaitu sebagai ibu mencari nafkah. rumahtangga dan juga bekerja untuk Wanita pada Rumahtangga I mempunyai peranan yang lebih besar dalam kegiatan pertanian jika dibandingkan dengan wanita pada Rumahtangga II. Hal ini dipengaruhi antara lain oleh keadaan ekonomi yang berbeda, sehingga wanita (I) selalu berusaha menggunakan waktunya untuk meningkatkan pendapatan rumahtangga...
