View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keragaan petani Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) dalam menerapkan teknologi "Sapta Usaha" : studi kasus di Wilayah kerja PG Gempol PTP XIV (Persero) Cirebon

      Thumbnail
      View/Open
      full text (29.62Mb)
      Date
      1989
      Author
      Sumarna, Eka
      Surkati, Syarifah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui sejauh mana penerapan paket teknologi usahatani tebu di daerah peneltian; (2) Menelaah faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan teknologi tersebut; dan (3) Mengetahui masalah-masalah yang dihadapi petani dalam berusahatani tebu. Inpres No. 9 tahun 1975 tentang Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) ditetapkan untuk menggantikan sistem sewa dalam pengusahaan tebu. TRI menggunakan teknologi "Sapta Usaha", yang melibatkan petani secara langsung dalam pengusahaan tebu. Namun demikian menimbulkan masalah pokok, yaitu rendahnya peran serta petani sebagai pelaksana utama TRI, sehingga teknologi Sapta Usaha khususnya teknis garapan secara baku tidak dapat dilaksanakan secara baik. Melalui penerapan teknologi Sapta Usaha, diharapkan dua tujuan pokok intensifikasi tebu rakyat, yaitu pemantapan dan peningkatan produksi gula serta pendapatan petani. peningkatan Peningkatan produksi gula dapat dicapai dengan perluasan areal, dengan menerapkan sistem target areal pertanaman. Tetapi apakah hal ini juga akan meningkatkan pendapatan petani ? Berdasarkan pengamatan, tujuan kedua program TRI belum dirasakan dapat meningkatkan taraf hidup petani di wilayah kerja PG Gempol. Dengan adanya TRI ternyata petani malah harus menanggung resiko rugi dan ketidakpastian usaha. Berbagai faktor dapat menjadi penyebabnya, baik itu pengelolaan dan ketrampilan petani yang kurang memadai maupun koordinasi dan dedikasi yang kurang baik dari berbagai pihak yang secara langsung berhubungan dengan program TRI...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140612
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository