View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Percepatan penanganan pasca panen padi dan pemantapangerakan khusus kedelai dan jagung di WKPP Bugis dan WKPP Salamdarma WKBPP Patrol Kabupaten Indramayu Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      full text (15.78Mb)
      Date
      1986
      Author
      Lubis, Adanan
      Suwelo, Ismu Sukanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Usaha keras pemerintah dan rakyat Indonesia untuk mencapai swasembada pangan ternyata telah membuahkan hasil. Ini terbukti dengan berhasilnya Indonesia berswasembada beras pada tahun 1984, padahal sebelumnya negara ini termasuk pengimpor beras yang besar. Keberhasilan Indonesia ini bahkan sempat menarik perhatian dunia, sehingga badan PBB yang bergerak di bidang pangan dan pertanian yaitu FAO telah memberikan penghargaannya. Keberhasilan swasembada padi ini dicapai dengan melaksanakan ekstensifikasi dan intensifikasi serta penerapan panca usaha padi secara baik. Untuk membantu petani meningkatkan produksinya pemerintah memberikan penyuluhan dan menyediakan sarana produksi berupa Bimas, Inmas dan Insus. Dalam melaksanakan paket-paket tersebut peranan lembaga- lembaga seperti KUD dan BPP dengan para penyuluhnya sangat memegang peranan penting, di samping lembaga-lembaga lain yang terkait. Rakyat Indonesia boleh berlega hati karena tujuan berswasembada padi sudah tercapai. Namun demikian ada masalah lain yang timbul yaitu mengenai pasca panen padi. Pasca panen meliputi proses-proses penanganan padi mulai dari pemanenan sampai penyimpanan. Banyak kehilangan gabah pada proses ini, bukan saja kuantitas tetapi juga kualitasnya. Masalah ini telah ada sebelum tercapai swasembada padi, tetapi tertutup oleh perhatian yang lebih tertuju pada peningkatan hasil. Masalah pasca panen menjadi hangat setelah tercapai swasembada padi...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140521
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository