Pengaruh Pemberian Mixtalol Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tomat (Lycopersicon esculentum Mill)
View/ Open
Date
1983Author
Sutarum
Solahddin, Soleh
Harjadi, Sri Setyati
Metadata
Show full item recordAbstract
iversity Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh berbagai konsentrasi dan frekuensi pemberian zat pengatur pertumbuhan Mixtalol terhadap pertumbuhan dan produksi tomat. Percobaan pertama dilakukan di rumah kaca Kebun Percobaan IPB di Darmaga pada bulan Oktober 1982 hingga Februari 1983 dan percobaan kedua dilaksanakan di rumah plastik Kebun Percobaan IPB di Tajur pada bulan Januari 1983 hingga Mei 1983.
Bibit tomat varietas Intan ditanam dalam pot tanah berdiameter 28 cm. Media tumbuh dibuat dari campuran tanah dan pupuk kandang. Pupuk dasar berupa Urea, TSP dan ZK diberikan pada saat tanam, masing-masing sebesar 9 g, 9 g dan 7 g tiap pot.
Digunakan rancangan Faktorial dalam Acak Lengkap de- ngan dua faktor, yaitu konsentrasi Mixtalol (A) dan fre- kuensi pemberian (B). Faktor A terdiri dari lima taraf, yaitu 0.0 (kontrol), 0.5 ppm, 1.0 ppm, 1.5 ppm dan 2.0 ppm. Faktor B terdiri dari tiga taraf, yaitu 2 x penyemprotan (umur 3 dan 5 minggu), 3 x penyemprotan (umur 3, 5 dan 7 < minggu) dan 4 x penyemprotan (umur 3, 5, 7 dan 9 minggu).
Pada percobaan pertama konsentrasi Mixtalol tidak ber- pengaruh nyata, tetapi cenderung meningkatkan tinggi tanam- an (berbeda nyata pada taraf 10 %). Sebaliknya pada perco- baan kedua pengaruh konsentrasi Mixtalol terhadap tinggi tanaman sangat nyata pada minggu ke-4 dan 5 dan nyata pada minggu ke-6, 7 dan 8. Tinggi tanaman maksimum dicapai oleh perlakuan Mixtalol 2.0 ppm. Baik pada percobaan pertama maupun kedua frekuensi pemberian Mixtalol tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman.
Variabel-variabel pertumbuhan reproduktif yang diukur adalah jumlah rangkai bunga, jumlah bunga, persentase bunga jadi, jumlah buah dipanen dan bobot buah segar dipanen. Pada percobaan ini semua variabel reproduktif yang diukur ti- dak dipengaruhi secara nyata oleh konsentrasi Mixtalol yang dicobakan. Frekuensi pemberian Mixtalol juga tidak mempe- ngaruhi variabel reproduktif yang diukur. Pemberian Mixta- lol pada masa generatif tidak dapat meningkatkan persentase bunga jadi dan bobot. buah segar dipanen…
