Budidaya dan pengelolaan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pirbun V Kertaraharja Pandeglang PT Perkebunan XI Banten Jawa Barat
View/ Open
Date
1990Author
Nasution, Jenni Aida
Yahya, Sudirman
Pranoto, Harry S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Dengan semakin berkurangnya persediaan minyak dan gas bumi dewasa ini, maka ketergantungan pada minyak dan gas bumi sulit dipertahankan untuk jangka panjang. Untuk itu peran komoditi di luar minyak dan gas bumi sebagai sumber devisa negara dirasakan sangat penting.
Mengingat hal tersebut kebijaksanaan pembangunan di Indonesia dititikberatkan pada sektor pertanian, salah satu bidang yang dikembangkan adalah sub sektor perkebunan. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi dari sub sektor perkebunan yang memiliki prospek dan potensi baik di pasar dunia.
Di Indonesia kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang penting peranannya dalam meningkatkan devisa negara. Pada tahun 1985 devisa yang dihasilkan dari ekspor minyak dan inti sawit sebesar US $ 186.77 juta. Hasil devisa tersebut merupakan keempat terbesar bagi Indonesia dalam ekspor non migas setelah kopi, kayu dan karet (Rajino, 1986)
