Pengusahaan bunga potong gladiol dan anyelir di desa Cihideung, Kecamatan Cisarua Kabupaten DT II Bandung
Abstract
Dewasa ini promosi dan perlombaan tentang kota-kota dan lingkungan indah, bersih, rapi, sehat, hijau dan berbunga semakin digalakkan di seluruh kota besar di Indonesia, termasuk penataan gedung-gedung perkantoran, perumahan, pusat-pusat perbelanjaan dengan lingkungannya. Sehubungan dengan hal tersebut peran tanaman hias dan bunga potong semakin penting, baik sebagai penghias ruangan dan taman maupun sebagai bahan pembuat rangkaian bunga. Selaras dengan himbauan pemerintah untuk menggalakkan ekspor komoditas non migas pada kurun waktu terakhir ini, maka usaha pengembangan produksi dan pemasaran tanaman hias dan bunga potong perlu segera ditingkatkan.
Tanaman hias dan bunga potong merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai estetika tinggi dan potensi yang cukup berarti sebagai pemuas kebutuhan rohani manusia. Dalam kehidupan sehari-hari penggunaan bunga sebenarnya cukup besar karena peranannya dalam mengungkapkan perasaan seseorang, menjaga kenyamanan dan kelestarian lingkungan hidup. Keadaan ini mendorong peningkatan permintaan komoditas tersebut di dalam dan luar negeri.
Ditinjau dari segi pemasaran di Eropa tampak bahwa nilai impor paling tinggi, yaitu bunga potong (43.38%), kemudian tanaman hias (38.65%) dan umbi bunga (12.26%)...
