View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respons burung puyuh terhadap tingkat protein dan energi metabolis dalam ransum hingga mencapai lima persen produksi telur

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (8.793Mb)
      Date
      1987
      Author
      Tampubolon, Lisbeth Morina
      Samosir, D. J.
      Ulupi, Niken
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan di Laboratorium- Ilmu Produk- si Ternak Unggas Jurusan Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, mulai tanggal 2 Sep- tember hingga 16 Oktober 1987. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh tingkat protein dan energi metabolis dalam ransum terhadap pertambahan berat badan, konsumsi ransum, konversi ransum dan efisiensi penggunaan ransum pada burung puyuh hingga mencapai 5% produksi "hen day". Materi yang digunakan terdiri dari 240 ekor burung puyuh betina umur dua minggu. Ransum perlakuan terdiri dari R1, R2, R3, R₁ masing-masing dengan tingkat protein 20, 22, 2423264 24 dan 26% dengan energi metabolis 2800 kkal/kg, R5 R6 R7, Rg masing-masing tingkat protein 20, 22, 24 dan 26% dengan energi metabolis 3000 kkal/kg. Percobaan ini dilakukan dengan rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial 2 X 4 dengan 3 ulangan. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan digunakan analisis sidik ragam dan di- lanjutkan dengan uji Jarak Duncan dan uji Polinomial Ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ransum 26%) tidak dengan tingkat protein di atas 20% (22, 24, 26%) nyata menyebabkan perbedaan pertambahan berat badan, kon- versi ransum, efisiensi penggunaan ransum dan umur menca- pai 5% produksi "hen day" dengan tingkat protein 20%. Tingkat protein nyata mempengaruhi konsumsi ransum dan tingkat protein 24% menyebabkan konsumsi ransum nyata lebih tinggi daripada tingkat protein 20, 22 dan 26%. Dengan meningkatnya energi metabolis dari 2800 menjadi 3000 kkal/kg sangat nyata menurunkan konsumsi ransum dan meningkatkan efisiensi penggunaan ransum. Interaksi an- tara protein dan energi dalam ransum tidak nyata menye- babkan perbedaan pertambahan berat badan, konsumsi ransum, konversi ransum, efisiensi penggunaan ransum dan umur men- capai 5% produksi "hen day". Dengan ransum dengan tingkat protein 24% dan energi metabolis 3000 kkal/kg merupakan ransum yang dianjurkan karena menghasilkan pertambahan be- rat badan tertinggi, efisiensi penggunaan ransum terbaik dan juga cepat mencapai 5% produksi "hen day"….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140422
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository