View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi fenologi serta pengaruh kelembaban relatif ruang simpan dan periode simpan pada tiga tingkat kemasakan benih terhadap viabilitas benih buncis (phaseolus vulgaris L.) varietas lokal Bandung

      Thumbnail
      View/Open
      full text (12.46Mb)
      Date
      1987
      Author
      Waemata, Sambas
      Ilyas, Satriyas
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah mempelajari fenologi buncis dan pengaruh kelembaban relatif ruang simpan dan periode simpan pada tiga tingkat kemasakan benih terhadap viabilitas benih. Studi fenologi dilakukan melalui pengamatan terhadap perkembangan variasi struktur bunga dan polong sejak bunga mekar sampai sesudah masak fisiologi, kemudian dihubungkan dengan perkembangan kemasakan benihnya. Selanjutnya benih dipanen pada tiga tingkat kemasakan yang berbeda, yaitu sebelum masak fisiologi, saat masak fisiologi dan sesudah masak fisiologi. Benih dikeringkan dengan sinar matahari sampai mencapai kadar air ± 9%, kemudian dimasukkan ke dalam kantong strimin dan disimpan di dalam empat eksikator dengan kelembaban relatif yang berbeda. Pengaturan kelembaban relatif pada keempat eksikator tersebut dilakukan dengan penggunaan larutan garam jenuh, yaitu MgCl2.6H20 (40- 45%), K2CO3 (50-55%), MnCl2.4H20 (60-65%) dan NaCl (75-80%). Pengujian viabilitas benih dilakukan pada setiap akhir taraf periode simpan (0, 4, 8 dan 12 pekan) secara langsung. Hasil pengamatan kemasakan benih menunjukkan bahwa ma- sak fisiologi tercapai pada 30 hari sesudah berbunga (hsb), ditunjukkan dengan berat kering benih maksimum (5.610 g), daya berkecambah maksimum (98.67%) dan kecepatan tumbuh maksimum (48.44% per etmal). Kadar air benih pada saat masak fisiologi± 26.08%. Apabila dihubungkan dengan penampakan polongnya, masak fisiologi ditunjukkan dengan kulit polong yang berwarna coklat, agak bergilik dan tidak sukulen sehingga mudah dikupas dan permukaan polong yang kasar...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140320
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository