View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemilikan dan Pemeliharaan Anjing Ditinjau Dari Hukum Veteriner da Syariat Islam

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (7.942Mb)
      Date
      1987
      Author
      Hidajat, Fatchul
      Partatmodjo, Soeratno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hewan adalah makhluk ciptaan Allah yang dikaruniakan kepada manusia untuk disyukuri/dan didayagunakan. Mensyukuri ni'mat berarti memperlakukan dan mengelola karunia tersebut menurut aturan hukum-hukum yang dan telah ditentukan oleh-Nya. Anjing adalah binatang buas yang pertama kali jinakkan oleh diperkirakan manusia. di- Proses domestikasi anjing telah terjadi 10-12 ribu tahun yang lalu. Dan diduga nenek moyangnya adalah serigala Asia (Canis Jupus pallipus) (Scott et al dalam Fox, 1967). Slijper (1954) mengemuk akan bahwa para ahli dan peneliti telah membagi-bagi bangsa-bangsa anjing yang sangat besar itu ke dalam delapan kelompok. Adapun pembagian tersebut adalah Canis familiaris puitatini (Dingo), Canis familiaris matris optimae (Anjing Gembala), Canis familiaris inostranzewi (Anjing Kutub), Canis familiaris palustris (Anjing Kees dan Terrier), Canis familiaris intermedius (Anjing Pemburu). Canis familiaris leineri (Anjing Angin), Anjing Paria dan Anjing Amerika Selatan. Menurut jenisnya anjing-angjing di Indonesia dibagi dalam dua kerlompok besar, yaitu Anjing Lokal dan Anjing Trah (Anjing Ras). Sedangkan menurut fungsinya anjing- anjing tersebut juga dibagi dalam dua kelompok, yakni Anjing Karya-guna (Working Dog) dan Anjing Hias (Toy Dog). Pada saat ini telah tercatat 400 ribu ekor anjing Trah yang ada di Indonesia, dan terdiri dari 36 jenis ras. Sedangkan anjing Lokal yang ada dan dianggap murni adalah anjing Tengger, anjing Bali dan anjing Sumatra Barat (Perk in, 1987). Pada saat ini telah diketahui ada 38 jenis penyakit dapat menular dari anjing ke manusia dan sebalik- baik penyakit itu disebabkan oleh virus, bakteri, kutu. Dan dari 38 jenis penya- di yang nya, jamur, cacing, ataupun kit zoonosis diatas hanya belasan yang diketahui ada Indonesia (Kusumamihardja, 1984)…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140225
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository