View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penyimpanan virus mosaik ketimun dengan pengering kalsium klorida (CaCl2) pada suhu rendah dan suhu kamar

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (8.551Mb)
      Date
      1990
      Author
      Julidar, Julnovardi
      Suseno, Rusmilah
      Nurhayati, Endang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bahan pengering kalsium klorida (CaCl₂) pada keadaan suhu rendah dan suhu kamar terhadap infektivitas virus mosaik ketimun dalam penyimpanan. Tanaman yang digunakan sebagai sumber inokulum adalah tembakau (Nicotiana tabacum), dan sebagai tanaman uji digunakan Chenopodium amaranticolor. Metoda yang dilakukan yaitu menyimpan daun tembakau yang telah terinfeksi virus mosaik ketimun di atas kalsium klorida dalam tabung reaksi yang tertutup rapat, kemudian tabung reaksi tersebut ditempatkan dalam ruangan dengan suhu rendah dan suhu kamar. Sebagai kontrol, inokulum ditempatkan dalam tabung reaksi tanpa bahan pengering kalsium klorida. Virus mosaik ketimun dapat mempertahankan infektivitasnya selama penyimpanan baik pada suhu rendah dan suhu kamar, dengan bahan pengering kalsium klorida dan tanpa bahan pengering kalsium klorida, serta waktu penyimpanan tiga hari sampai empat minggu. Perlakuan penyimpanan vi- rus dengan bahan pengering kalsium klorida pada suhu rendah, merupakan teknik penyimpanan yang relatif baik untuk mempertahankan infektivitas virus mosaik ketimun. Hal ini ditunjukkan dengan masa inkubasi virus mosaik ketimun dan jumlah lesio lokal yang ditimbulkan virus mosaik ketimun pada tanaman Chenopodium amaranticolor setelah dilakukan inokulasi. Perlakuan penyimpanan virus mosaik ketimun dengan bahan pengering kalsium klorida pada suhu rendah selama tiga hari, menghasilkan jumlah lesio lokal yang paling banyak (76 lesio lokal) dan masa inkubasi yang paling singkat (2 hari). Sedangkan perlakuan penyimpanan virus mosaik ketimun tanpa bahan pengering pada suhu kamar selama 4 minggu, menghasilkan jumlah lesio lokal yang paling sedikit (10 lesio lokal) dan masa inkubasi yang paling lama (7 hari). Konsentrasi virus mosaik ketimun dalam daun tanaman tembakau yang akan disimpan diduga dapat mempengaruhi infektivitas virus ini pada perlakuan penyimpanan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140151
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository