Kematian neonatal dalam hubungannya dengan defisiensi yodium sebagai salah satu penyebab gangguan reproduksi pada ternak domba dan kambing
View/ Open
Date
1990Author
Noor, Zulkhah
Achjadi, R. Kurnia
Ahmad, Razak
Metadata
Show full item recordAbstract
Sumber yodium bagi hewan ternak terdiri dari tiga sumber, yaitu yodium dalam air, pakan, dan yang ditambahkan (feed additive). Yodium diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit. Kebutuhan yodium berkaitan dengan keadaan hewan seperti bunting, laktasi, dan pertumbuhan, selain itu juga berkaitan dengan keadaan cuaca dan adanya zat anti tyroid.
Yodium diperlukan tubuh semata-mata untuk biosintesa hormon tyroid. Pada penderita defisiensi yodium produksi hormon tyroid akan menurun dan keadaan ini merangsang peningkatan sekresi hormon thyrotropin dari pituitary, yang selanjutnya hormon thyrotropin ini merangsang kelenjar tyroid untuk bekerja lebih giat guna menghasilkan hormon tyroid sesuai dengan kebutuhan tubuh. Akibat umum adanya rangsangan tadi, kelenjar tyroid mengalami hipertropi dan hiperplasia yang sering disebut sebagai gondok.
Semua kejadian gondok pada domba dan kambing berhubungan dengan ketidak-seimbangan yodium baik disebabkan oleh kekurangan yodium dalam tanah dan padang gem- balaan atau adanya gangguan metabolisme yodium oleh zat anti tyroid dan kadar yang tinggi dari beberapa mineral atau oleh adanya kelainan (defek) yang mendasar dari hewannya sendiri.
Peranan hormon tyroid dalam reproduksi dan fertilitas selain menjaga hubungan antara gonad dan hypophysa pituitary juga mempengaruhi metabolisme nitrogen dan energi dan mengatur pemenuhan kebutuhan zat gizi pada jaringan sistem reproduksi dan embrio yang sedang berkembang. ...
