View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penanggulangan kejadian hipofungsi ovarii pada sapi perah di Kabupaten daerah tingkat II Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (5.791Mb)
      Date
      1990
      Author
      Susintawati
      Djojosoedarmo, Suharto
      Noordin, Muchiddin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kegagalan reproduksi seringkali menjadi kendala dalam pembangunan sektor peternakan, khususnya bidang persap perahan. Kasus yang paling menonjol dalam hal ini terutama adalah hipofungsi ovarii, yaitu suatu keadaan menurunnya fungsi normal dari ovarium. Kasus hipofungsi ovarii disebabkan karena faktor pakan dan efisiensi menejemen yang tidak menguntungkan. Kekurangan pakan yang disertai rendahnya mutu pakan ternak, defisiensi protein, vitamin A, phosphor, tembaga, mangaan, kobalt dan iodium dapat menyebabkan tidak berkembangnya ovarium pada sapi dara sehingga proses awal pubertas terlambat, juga menyebabkan penurunan fungsi ovarium pada sapi dewasa. Malnutrisi yang dialami oleh sapi menimbulkan pengaruh yang buruk terhadap hipofisa anterior, sehingga fungsinya untuk mengatur proses reproduksi dan laktasi terganggu. Selain itu hipofungsi ovarii bisa timbul akibat adanya ketidakseimbangan hormonal dari beberapa organ endokrin. Secara klinis sapi yang menderita hipofungsi ovarii memperlihatkan gejala anestrus dan bila dilakukan palpasi perektal maka ovarium yang mengalami penurunan fungsi ini ukurannya tidak berbeda dengan yang normal, tetapi permukaannya licin dan rata akibat tidak adanya proses folikulogenesis. Hak cipta milik PB Sapi-sapi tersebut dapat sembuh kembali apabila kwalitas dan kwantitas pakannya diperbaiki. Sedangkan secara simptomatis kasus ini dapat ditangani dengan pemberian preparat hormon gonadotropin (FSH dan LH) atau progesterong atau estrogen. Namun pemberian preparat hormon ini baru efektif bila kwalitas dan kwantitas pakan ternak diperbaiki terlebih dahulu. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140127
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository