View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Tiga Jenis Insektisida Golongan Organofosfat Terhadap Penggerk Polong (Maruca testulasis Gey.) Dan Tanaman Parasit Larvanya (Braunsia sp.) Pada Tanaman Kacang Panjang

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (6.720Mb)
      Date
      1988
      Author
      Sadono, Tapip Ali
      Pudjianto
      S., R.A. Toerngadi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan di desa Marga Jaya, Darmaga, Kabupaten Bogor, yang dimulai tanggal 1 Mei 1987 sampai dengan tanggal 7 Agustus 1987. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tiga jenis insektisida golongan organofosfat, yaitu Omethoate (Folimat 500 SL), Fenthion (Lebaycid 550 LC) dan Methamidophos (Tamaron 200 LC) di lapang terhadap se- rangan penggerek polong (M. testulalis) pada tanaman kacang panjang dan parasitisasi oleh parasit larvanya (Braunsia sp.). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 10 perlakuan. Masing-masing perlakuan dilakukan pada tiga blok ulangan. Jumlah tanaman contoh yang diamati per petak perlakuan adalah sepuluh. tanaman contoh dilakukan secara acak sistematik. Penentuan Aplikasi insektisida dilakukan sebanyak dua kali, dengan interval waktu antara aplikasi satu minggu. Aplikasi terakhir di- lakukan dua minggu sebelum panen. Pengamatan populasi M. testulalis dan tingkat kerusakan polong dilakukan pada setiap panen polong, sedang pengamatan parasit larvanya (Braunsia sp.) dilakukan sebanyak tiga kali. Pada setiap pengamatan dikumpulkan sebanyak 25 larva M. testulalis dari polong yang dipanen pada setiap petak perlakuan. Larva tersebut kemudian dipelihara di laboratorium, dalam kurungan yang berukuran tinggi 35 cm dan diameter 20 cm. Larva yang berhasil menjadi pupa kemudian dihitung dan dari pupa tersebut kemudian dihitung persentase yang terserang parasitnya. Pengamatan parasit dilakukan di laboratorium bagian hama, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan insek- tisida Omethoate (Folimat 500 SL), Fenthion (Lebaycid 550 LC) dan Methamidophos (Tamaron 200 LC) tidak berpengaruh nyata terhadap populasi M. testulalis, tingkat kerusakan polongnya dan parasitisasi larva M. testulalis oleh parasit Braunsia sp…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140112
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository