View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh auksin dan sitokinin terhadap pembiakan mikro salak Bali (Salacca edulis Reinw. var. amboinensis Becc.)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (14.31Mb)
      Date
      1991
      Author
      Astarini, Ida Ayu
      Wattimena, G. A.
      Purwito, Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mencari kombinasi zat pengatur tumbuh auksin dan sitokinin yang cocok untuk menunjang pertumbuhan dan perbanyakan Salak Bali yang berasal dari eksplan embrio dan kecambah. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan, Jurusan Budi Daya Pertanian IPB, mulai Desember 1989 sampai Oktober 1990. Penelitian ini terdiri dari tiga percobaan, semua memakai rancangan acak lengkap faktorial dengan 20 ulangan (Percobaan I dan II) dan 16 ulangan (Percobaan III). Percobaan I menggunakan eksplan kecambah (berasal dari biji yang dikulturkan selama dua minggu pada medium prekondisi), Percobaan II menggunakan eksplan embrio. Kombinasi perlakuan pada Percobaan I sama dengan Percobaan II, terdiri dari 2 faktor yaitu auksin dan sitokinin. Faktor auksin terdiri dari 4 taraf yaitu 0, 1, 10 dan 20 mg/1, faktor sitokinin terdiri dari 0, 10 mg/1 2iP, 10 mg/1 Kinetin dan 5 mg/1 2iP + 5 mg/l Kinetin. Medium dasar yang digunakan yaitu medium MS dengan penambahan 30 g/1 gula dan 7 g/l agar (medium padat). Percobaan III merupakan percobaan kultur embrio pada media MS cair. Perlakuan percobaan III terdiri dari 10 mg/1 2iP, 5 mg/1 IAA + 10 mg/1 2iP, 1 mg/1 NAA + 10 mg/1 BAP, 5 mg/1 NAA + 10 mg/1 BAP, 1 mg/1 NAA + 6 mg/1 BAP, 5 mg/1 NAA + 6 mg/1 ВАР, 1 mg/1 NAA + 2 mg/1 BAP dan 5 mg/1 NAA + 2 mg/1 BAP. Pengamatan dilakukan 2 minggu sekali selama 16 minggu (Percobaan I dan II) dan 24 minggu (Percobaan III)...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140096
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository