View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh beberapa Soil Conditioner terhadap pori tanah dan retensi air tanah serta pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max L. Merr) pada tanah podsolik coklat kemerahan dari Nanggung

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (7.646Mb)
      Date
      1989
      Author
      Widyahartaya, Petrus
      Djojoprawiro, Prayoto
      Harudjito, Dasun
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa soil conditioner terhadap sifat fisik tanah, pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian disusun dengan Rancangan Faktor Tunggal dalam Acak Kelompok. Soil conditioner yang digunakan adalah sampah kota, aquasym, kapur dan lateks. Takaran masing-masing soil conditioner adalah: sampah kota 10 ton/ha, 15 ton/ha dan 20 ton/ha; aquasym 0.40 ton/ ha, 0.65 ton/ha dan 0.90 ton/ha; kapur 2.50 ton/ha, 5 ton/ ha dan 7.50 ton/ha; serta lateks 5 ton/ha, 7.50 ton/ha dan 10 ton/ha. Pengukuran pori tanah dan retensi air tanah dilakukan pada 50 HST (hari setelah tanam) dan 100 HST. Pengukuran tinggi tanaman dan lebar daun dilakukan mulai 4 MST (minggu setelah tanam) dengan selang waktu dua minggu. Pengukuran jumlah cabang, bobot tajuk, jumlah polong isi dan bobot biji dilakukan pada saat panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soil conditioner tidak berpengaruh terhadap pori tanah dan retensi air ta- nah, tetapi mempengaruhi pertumbuhan dan produksi kedelai. Pemberian sampah kota dan kapur sangat nyata mening- katkan pertumbuhan dan produksi kedelai. Pemberian aqua- sym dan lateks tidak meningkatkan pertumbuhan dan produksi kedelai. Semakin tinggi takaran sampah kota (sampai 20 ton/ha) semakin bagus pertumbuhan dan produksi kedelai. Pemberian kapur dengan takaran 5 ton/ha memberikan pengaruh lebih baik terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai dibandingkan dengan pemberian kapur dengan takaran 2.50 ton/ha dan 7.50 ton/ha.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140061
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository