Pengaruh salinitas terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan kepiting bakau Scyila serrata (Forskal)
Abstract
Penelitian ini dilakukan dari tanggal 4 Juni hingga 2 Agustus 1990, di Desa Buni Asih, Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi ilmiah, mengenai salinitas yang optimal bagi kehidupan kepiting. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh salinitas bagi kelangsungan hidup dan pertumbuhan kepiting bakau.
Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan dalam hal ini adalah tingkat salinitas 50/00, 150/00, 250/oo dan 35 0/00. Dalam pelaksanaannya digunakan kepiting bakau dengan ukuran berat tubuh awal individu berkisar antara 40,17 sampai 153,91 gram dengan bobot rata-rata 94,01 gram dan ukuran lebar karapas awal berkisar antara 62,7 sampai 101,3 mm, rata-rata 76,42 mm. Wadah penelitian digunakan 12 bak kayu ukuran 100 x 80 x 60 cm³ (panjang, lebar, tinggi) yang berlapis plastik hitam. Masing-masing bak diberi substrat pasir pantai setebal 10 cm dan air dengan ketinggian 25 cm. Padat penebaran kepiting bakau masing- masing bak yaitu empat ekor. Makanan yang diberikan masing bak yaitu empat ekor. Makanan yang diberikan berupa campuran ikan rucah dan udang yang dipotong-potong menjadi potongan kecil. Frekuensi pemberian pakan dilaku- kan satu kali sehari setiap menjelang malam (pk. 18.00). Jumlah pakan yang diberikan adalah 5-6 o/o biomasa. Setiap pagi sisa pakan disipon dan pergantian air dilakukan setiap tiga hari sekali.
Fungsi regresi dari respon pertumbuhan kepiting bakau pada perlakuan salinitas 50/00, 150/00, 25 0/00 dan 35 0/oo masing-masing sebagai berikut:
5 0/00 : In Wt = 4,5391 + 0,0174.t ;r2 = 0,8
15 0/00 : In Wt = 4,4401 + 0,0248.t ; r2 = 0,8
25 0/00 : In Wt = 4,6766 + 0,0162.t ; r2 = 0,8
35 0/00 : In Wt = 4,5674 + 0,0052.t ; r2 = 0,5
Ternyata dari hasil analisis koefisien laju pertum- buhan dalam analisis peragam, menunjukkan bahwa tingkat salinitas tidak berpengaruh terhadap laju pertumbuhan kepiting bakau (P > 0,05)…dst
