View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh beberapa soil conditioner terhadap sifat kimia tanah dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) pada tanah podsolik coklat kemerahan dari Nanggung

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (16.90Mb)
      Date
      1989
      Author
      Rosman, Edhie
      Herudjito S., Dasun
      Prayoto D
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa soil conditioner terhadap beberapa sifat kimia tanah Podsolik Coklat Kemerahan Nanggung produksi tanaman kedelai. Adapun soil dan conditioner yang digunakan adalah sampah kota, aquasym, kapur dan segar. Analisis sifat kimia akibat perlakuan lateks soil conditioner dilakukan dua kali, yaitu pada umur 50 dan 100 hari setelah tanam. Penelitian dilakukan di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dan Laboratorium Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian IPB serta Laboratorium Agronomi Balittan Cimanggu, dari bulan Nopember 1988 hingga bulan Agustus 1989. Tanah yang digunakan sebagai bahan penelitian adalah Tanah Podsolik Coklat Kemerahan dari Nanggung, dengan tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) varietas Americana sebagai tanaman uji sampai panen. Perlakuan yang diberikan adalah sampah kota dengan taraf dosis 10, 15, dan 20 ton/ha; aquasym dengan taraf dosis 0.40, 0.65, dan 0.90 ton/ha; kapur pertanian dengan taraf dosis 2.5, 5.0, dan 7.5 ton/ha; dan lateks segar dengan taraf dosis 5.0, 7.5, dan 10.0 ton/ha. Pupuk dasar yang digunakan adalah Urea, TSP dan KCl dengan dosis 200 kg/ha. Inkubasi dilakukan selama satu minggu, kemudian dilanjutkan dengan penanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sampah kota secara statistik nyata dalam meningkatkan kadar Mg, C-organik pada umur 50 hari dan kejenuhan basa pada umur 50 dan 100 hari. Selain itu pemberian sampah kota secara statistik nyata dalam menurunkan kejenuhan Al pada umur 50 hari. Pemberian sampah kota juga meningkatkan produksi kedelai. Pemberian kapur pada umur 50 hari secara nyata meningkatkan nilai pH KC1. Pada umur 100 hari perlakuan kapur secara statistik nyata dalam meningkatkan kadar Ca dan kejenuhan basa. Selain itu pemberian kapur secara statistik nyata dalam menurunkan Al-dd dan kejenuhan Al baik pada umur 50 dan 100 hari. Produksi kedelai meningkat secara nyata dengan pemberian kapur. Pemberian aquasya dan lateks segar tidak memberikan hasil yang nyata dalam memperbaiki sifat kimia tanah. dan produksi kedelai. Hal ini disebabkan sulitnya aquasyn dan lateks untuk terdekomposisi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140054
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository