Pengaruh berbagai bahan tambahan terhadap stabilitas Nuclear Polyhedrosis Virus (NPV) Spodoptera litura pada kedelai
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kemampuan beberapa bahan tambahan (ajuvan) dalam melindungi Nuclear Polyhedrosis Virus (NPV) dari radiasi sinar matahari. Ваhan tambahan tersebut adalah kanji, jelaga, "wantek",tinta tinta, molasse (tetes tebu), gula pasir, arang ("charcoal")
Suspensi NPV murni, bahan tambahan, pencampuran anta- ra NPV dengan bahan tambahan disemprotkan pada daun kedelai dengan "handsprayer". Selanjutnya daun kedelai dipetik pada hari ke-0, 1, 3, 7, 10 dan 16 hari dan di berikan sebagai pakan pada larva instar I. Setelah 24 jam larva diberi pakan daun kedelai segar tanpa suspensi virus. Pengamatan dilakukan tiap hari dengan menghitung mortalitas harian larva sampai hari ke-10.
Perlakuan NPV S. litura dicampur dengan bahan tambahan dapat meningkatkan persentase mortalitas larva. Perlakuan jelaga berbeda nyata dengan perlakuan lainnya, sedangkan perlakuan arang, molasse, kanji, gula, tanah liat tidak berbeda nyata tetapi berbeda nyata dengan perlakuan tinta, "wantek" dan virus itu sendiri. Dari delapan bahan tambahan yang dipelajari: jelaga, arang, molasse, kanji merupakan empat bahan tambahan yang terbaik karena efektif untuk melindungi NPV S. litura. Bioinsektisida NPV S.litura akan cepat kehilangan patogenisitasnya dapat mencapai lebih dari 50%.
Collections
- UT - Plant Protection [2533]
