Pengaruh Berbagai Sekala Usaha Terhadap Efisiensi Ekonomi Usaha Ternak Ayam Petelur : Sebuah Kasus KUD Sumber Alam Di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor
Abstract
Praktek Lapang ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai perbedaan efisiensi ekonomi yang dicapai oleh peternak ayam ras petelur pada berbagai sekala usaha. Berdasarkan tujuan di atas, pada gilirannya diharapkan dapat diketahui sekala usaha yang masih layak untuk diusahakan oleh para peternak kecil tersebut, ditinjau dari segi ekonomi. Praktek Lapang ini dilakukan dengan mengambil kasus di KUD Sumber Alam.
Empat sekala usaha yang ditelaah dalam penelitian
ini yakni pemilikan sampai 500 ekor, 500 1 000 ekor,
1001-2000 ekor, dan di atas 2000 ekor. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa efisiensi ekonomi akan semakin
tinggi jika sekala usaha semakin besar. Hasil ini sekaligus memberikan gambaran akan beberapa faktor yang
sangat berpengaruh terhadap tingkat keuntungan peternakan
ayam petelur, yakni pola tatalaksana usaha, pola perdagangan input utama, pola perdagangan output usaha, dan
latar belakang sosial. Keempat faktor ini pada akhirnya
sangat mempengaruhi tingkat efisiensi teknis maupun ekonomis yang dicapai oleh peternak-peternak pada masing-masing sekala usaha.
Dari hasil uji kelayakan usaha dengan memakai analisa finansial berdasarkan kriteria BCR dan NPV diketahui bahwa sekala usaha yang masih cukup layak untuk diusahakan, adalah pada jumlah pemilikan ayam di atas 1000 ekor. Sedangkan sekala satu dan dua, dengan pemilikan ayam di bawah 1000 ekor, menghasilkan nilai BCR lebih kecil dari satu dan NPV yang bernilai negatif. Teoritis hasil ini membuktikan, bahwa sekala satu dan dua dinilai kurang layak diusahakan untuk kondisi di daerah penelitian ini.
