View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis keuntungan dan dampak kebijaksanaan pemerintah terhadap usahatani serat karung dengan pendekatan policy analysis matrix (PAM) : studi kasus pada petani program iskara di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dan Kabupaten Jombang, Jawa Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (28.33Mb)
      Date
      1991
      Author
      Kariyasa, I Ketut
      Sinaga, R.S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu bentuk kontribusi sektor pertanian menunjang pertumbuhan industri dan perekonomian dalam nasional adalah kontribusi produk yang diwujudkan dalam penyediaan pangan untuk seluruh bangsa dan bahan baku yang berkesi- nambungan bagi industri hilir (Baharsjah, 1989). Tanaman serat karung merupakan salah satu pertanian yang telah komoditas bahan dikembangkan sebagai baku industri karung goni. Peningkatan produksi hasil-hasil pertanian seperti beras, gula, kopi, dan berbagai komoditas lainnya, karung gon1 akan juga diikuti oleh peningkatan kebutuhan yang sekaligus mempengaruhi derived demand bahan baku serat. Komoditas pertanian tersebut membutuhkan bahan pengemas untuk menjamin kemudahan dalam pengangkutan dan keamanan dalam penyimpanan. Produksi karung goni (tahun 1984-1988) rata-rata men- capai 37,86 juta lembar per tahun, setara dengan 43,54 Namun jumlah ini baru dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri sebesar 32 persen dan sisanya harus diimpor. Di lain pihak pemerintah menetapkan harga serat ribu ton serat, dalam negeri lebih rendah dari harga serat impor. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi serat Program Iskara (Intensifikası Serat Karung Rakyat) bangkan sejak musim tanam 1979/1980. dikem- Tujuan program ini, selain untuk meningkatkan substitusi impor serat karung, Juga untuk meningkatkan pendapatan petani, serta memperluas kesempatan kerja. Dari uraian di atas timbul pertanyaan; Untuk meme- kebutuhan serat karung dalam negeri, manakah yang nuhi lebih menguntungkan menghasilkan serat dalam negeri atau impor? Apakah kebijaksanaan pemerintah saat ini memberi- kan insentif bagi petani? Apakah dengan penanaman serat dapat memperluas kesempatan kerja? Tujuan dari penelitian ini adalah melihat kelayakan usaha menghasilkan serat dalam negeri, menganalisis dampak kebijaksanaan pemerintah, serta melakukan analisis kepekaan…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139925
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository