Klasifikasi, Tingkat perkembangan dan hubungan titik muatan nol (pHo) dengan beberapa sifat kimia tanah PA-DA tanah - tanah podsolik dari stiung, Sumatera Barat
View/ Open
Date
1989Author
Desmitaf
Hardjowigeno, Sarwono
Djunaedi A. R.
Metadata
Show full item recordAbstract
PB Uni Podsolik merah kuning adalah jenis tanah masam yang terbentuk di bawah pengaruh iklim sedang sampai panas. Ta- nah-tanah ini di Indonesia umumnya terbentuk dari bahan in- duk tufa masam, batu pasir, dan sedimen kuarsa sehingga ta- nahnya bersifat masam, miskin unsur hara, mempunyai kejenuh- an rendah, kapasitas tukar kation rendah dan bahan organik yang rendah.
Kondisi iklim, topografi, dan umur geologi biasanya me- nyokong tingkat pelapukan tanah menuju ke tingkat pelapukan yang lebih lanjut. Hal ini dapat didekati melalui berbagai cara, diantaranya: klasifikasi tanah, penetapan pH, serta sifat-sifat kimia tertentu dari tanah yang bersangkutan.
Penelitian ini bertujuan: (1) mengklasifikasikan tanah berdasarkan Soil Taxanomy (Soil Survey Staff, 1987), (2) me- nentukan tingkat perkembangan tanah berdasarkan pH, dan (3) melihat hubungan antara pH dengan beberapa sifat kimia tanah pada tanah-tanah Podsolik dari Sitiung, Sumatera Barat.
Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa Podsolik dari Sitiung dapat diklasifikasikan sebagai Typic Paleudult, berliat halus, kaolinitik, isohipertermik (Pedon ST 1 dan ST 2); Typic Dystropept, berliat halus, kaolinitik, isohipertermik (Pedon ST 3); Oxic Dystropept, berliat halus, kaolinitik, isohipertermik (Pedon ST 4); dan Typic Paleudult, berliat sangat halus, kaolinitik, isohipertermik (Pedon ST 5)…dst
