Analisis rasio keuangan dan titik pulang pokok perusahaan Peternakan Sapi Potong PT.Lembu Jantan Perkasa di Jakarta Timur
View/ Open
Date
1995Author
Deborah, Lyliana
Moesa, Zulfikar
Mulatsih, Sri
Metadata
Show full item recordAbstract
Permintaan konsumsi daging sapi di Indonesia terus meningkat, kondisi seperti ini merupakan suatu peluang bisnis bagi para pengusaha yang bergerak di bidang indus- tri feedlot. Setiap perusahaan memerlukan suatu analisis atas usahanya, salah satunya adalah analisis laporan keuangan.
Penelitian ini dilakukan di perusahaan PT Lembu Jantan Perkasa di Pondok Kopi, Jakarta Timur selama 2 bulan dari bulan Mei-Juni 1995. adalah data primer dan sekunder. Data yang dikumpulkan Data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan tahun 1991-1994 yang kemudian diolah dengan menggunakan rumus-rumus menurut Riyanto (1983) dan Munawir (1993).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 1991 dan 1992 usaha yang dijalankan PT Lembu Jantan Perkasa tergolong likuid dan insolvabel dengan tingkat likuiditas 271,12 dan 247,60 persen, tingkat solvabilitas 105,89 dan 111,54 persen. Hal ini berarti perusahaan hanya mampu memenuhi hutang jangka pendeknya. Pada tahun 1993 dan 1994 perusahaan dalam keadaan likuid dan solvabel dengan cingkat likuiditas 253,25 dan 199,94 persen, tingkat solvabilitas 92,97 dan 92,42 persen. Hal ini berarti perusahaan mampu memenuhi hutang jangka pendek dan jangka panjangnya.
Titik pulang pokok perusahaan dapat dicapai pada pada tahun 1993 dengan hasil penjualan sebesar Rp. 7 300 427 088.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
